Tampilkan postingan dengan label keluarga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label keluarga. Tampilkan semua postingan

CCTV Untuk Mengawasi Gerak Permainan Anak

CCTV Untuk Mengawasi Gerak Permainan Anak

CCTV untuk memantau gerak permainan anak - CCTV adalah salah satu alat bantu pengawasan jarak jauh.

Aku sangat membutuhkan alat ini, cctv. Melakukan aktivitas berkawan debu, rasanya sayang sekali bila anak ikut serta didalamnya.

Tempat usaha kecil-kecilan yang aku punya, posisi persis di pertigaan jalan lurus protokol dan jalan masuk kompleks perumahan. Laju kendaraan dan debu saling beriringan.

Setiap lewat satu minggu, dua bocilku terkena belekan, batuk dan pilik. Belum lagi kalau musim virus berterbangan. Sekali sakit, dua tumbang. Penutup, aku juga ikut ramai bersakit-sakit ria.

Usia 2-3 tahun si bocil, alternatif pengganti penjaga, beberapa orang tidak lulus seleksi. Maklumlah, usia mereka masih belum paham larangan dan perintah. Mereka masih dalam pelayanan, belum paham berbagi dan mengerti. Hanya pelayanan sampai usia 5 tahun.

Malam tadi, maaf, sekarang pukul 3:45 am wit. Kios buka jam 6:30 am wit karena cuaca dari kemarin panas kerontang, anak-anak pada ispa. Hari kemarin, sabtu 7 oktober, sengaja buka terlambat.

Sebelum tutup, aku minta anak-anak kebelakang sambil mengunci pintu karena harus beberes dan menyapu, persiapan untuk hari ini, minggu 8 oktober.

2-5 x aku harus bolak balik melihat mereka. Khawatir, dan khawatir. Meski begitu masih kecolongan, dahi adik bekas kena benda keras.

Aku jadi berpikir untuk memiliki cctv buat mengawasi mereka sekaligus pengganti satpam kalau malam. Tinggal sendiri itu menyeramkan!!

Harga cctv tidak terlalu mahal tapi susah terbeli kalau tidak punyi piti. Tapi aku pikir, mungkin ini jalan keluar untuk masalahku. Entahlah, mana tahu kalau belum mencoba.

Memperingati Hari Anak. Apa Yang Kamu Lakukan Hi Ibu ?

Memperingati Hari Anak. Apa Yang Kamu Lakukan Hi Ibu ?

Hari anak yang jatuh pada tanggal 23 Juli kemarin, satu kabar yang membuat aku sedikit bingung soal bahaya menikahkan anak di usia dini.

BAHAYA MENIKAHKAN ANAK DI USIA DINI

Aku sedikit heran. Orang-orang dewasa yang tidak sedikitpun paham dan mengerti manusia yang masih anak. Yang masih disebut manusia anak, manusia yang masih kecil tapi dia manusia sama seperti kamu manusia yang sudah besar.

Sebelum aku mengeluarkan perasaan manusia dewasa yang dulu pernah menjadi manusia anak, aku ingin memeluk kalian semua hi manusia kecil yang masih anak.

Sayang. I LOVE YOU!! Aku mencintai kalian semua. SEMUA!! Tanpa terkecuali. Dari ujung timur dunia sampai ujung barat. Dari ujung utara sampai ujung selatan. Aku sayang kalian semua, anak manusia kecil yang anakku juga.

Selamat Hari Anak. Maafkan aku, kami perempuan yang dititipkan rahim oleh Tuhan untuk mengeluarkan kalian menemui dunia ini. Kami manusia juga yang punya banyak kurang yang karna aku dan mereka perempuan adalah manusia juga. Yang tak sempurna merawat membesarkan melindungi dan mencintai kalian. Meski begitu, jauh didalam lubuk hati ini, kami sangat menyayangi kalian karna kamu adalah aku yanglain. Maafkan mama sayang! Mama sayang kalian. 😘😢
♡♡

Hari itu, 23 juli, hari dimana semua orang dewasa memperingati betapa pentingnya seorang anak. Menjadikan 23 juli, sebagai momen penghargaan untuk anak bahwa mereka ada dan mereka bagian dari orang dewasa bahwa mereka juga sangat penting! untuk diharikan sebagai bagian dari kelompok usia dan kepentingan. Untuk kembali merenungkan apa saja yang sudah kita orang dewasa lakukan memenuhi hak hidup anak kecil.

Dan sebagai renungan untukku, ini bagian dari hari-hari yang sebagian kita orang dewasa pernah melakukannya,

Kita sering meminta anak untuk mematuhi peraturan yang kita buat bahkan lebih dari itu, kitapun memaksakan anak untuk memahami keadaan kita.

👧 sayang! mama lagi stress! bisa gak, tidak ribut barang sebentar ?

👧berhenti mengacak-acak semua yang sudah dibenahi! apa kalian tidak tahu! aku capek menyimpan seharian!!

Meminta mereka untuk ikut tahu keadaan orang tua, ikut mengerti situasi dalam rumah. Menuruti arah langkah kaki kita kemanapun kita pergi.

👧ingat! jalannya di pinggir. jangan ketengah. di tengah tempat jalan motor dan mobil.

👧kamu jangan minta yang macam-macam. uang ini tidak cukup!

Sementara anak-anak kecil itu belum paham sejauh pemahaman orang dewasa. Belum mengerti, sebaik pengertian orang besar.

👶mama. kalau kelahiranku mengganggumu, kenapa aku ada disini ? bermainlah denganku. aku butuh mama untuk memperkenalkanku banyak hal.

👶gandeng tanganku, ma. jangan biarkan aku jalan sendiri. gendong aku ma. aku belum mengerti banyak hal. jangan bawa aku ketempat yang belum aku pahami. kenalkan aku semua itu dirumah. aku tak mengerti kecuali melihat itu menarik.

Tapi mereka anak-anak kecil itu bisa menuruti setiap aturan, perintah dan larangan orang tua. Mereka bahkan lebih patuh dari hewan yang di cocok lubang hidungnya.

Bahkan ketika dia berbuat salah dan kamu menyentil telinganya, ia berhenti sejenak sambil berpikir, yang mana sebenarnya yang salah, aku menyentuh itu tapi telingaku yang di sakiti.

Lalu dia mengulanginya lagi karna penasaran dan kamu kembali melakukan hal yang sama plus suara gertakan dan dia semakin bingung lalu mundur. Kemudian mengulanginya sekali lagi hanya untuk memastikan dimana letak salah yang benar lalu kamu kembali menambahi teguran dengan memukul kepalanya.

Kamu tahu ? anak-anak itu lebih pintar dari pada aku dan kamu! Ia bersembunyi untuk menyelesaikan rasa penasarannya dan ia datang lalu berkata,


👱mama, pria itu menyukaiku. Ia berkata, aku menarik baginya, aku cantik dan baik. Ia tak dapat hidup tanpaku. Setiap waktu, dia suka menghubungi hanya ingin memastikan aku baik-baik saja. Aku menyukai dia, ma. Kata-katanya lembut, pujiannya membuatku berarti. Sentuhannya halus penuh kasih Dan kini aku tengah mengandung anaknya.

Lalu kalian menikahkannya dan melepas tanggung jawab. Lalu kalian menghukumnya dengan membiarkan dia merasakan kebodohan yang kalian perbuat. Menikah dini.

Apa yang kalian dan aku pikirkan, hi Ibu ? Apakah yang mereka lakukan salah ? Apakah benar yang telah kita lakukan ?

Anak adalah bagian dari diri kita yang berdiri sendiri. Ia bernyawa dan bergerak. Ia bisa bicara dan menangis. Ia juga merasai apa yang kita alami. Tapi mengapa mereka tidak mendapatkan hak layak hidup dari kita ?

Belajar dari pengalaman masa kecil. Itu adalah contoh nyata yang telah kita lalui. Dimana kurang, kita buang. Dimana lebih, kita sempurnakan dan memberikan yang terbaik buat aku yang kini kecil tak berdosa adalah anak, anak kita.

Hadiah Termahal Untuk Anak

Hadiah Termahal  Untuk Anak
Malam ini, 3 tahun yang lalu aku baru saja pulang menemani mama yang sakit. Menyuapinya, memberinya obat dan menunggu ia tertidur lalu aku tinggal pulang.

Sampai dirumah, handponeku berbunyi. Suara dari sana memintaku untuk bersiap besok hari dalam satu urusan yang mengawali perjalanan hidup ku saat ini. Aku marah dengan nada keras berkata tidak.

"apa yang ada dalam pikiran kalian! aku sedang hamil tua. sepertinya besok aku akan melahirkan. mengapa urusan itu menggantung hingga 2 tahun ??!!

Tapi balasan dari sana seakan tidak yakin dengan keadaanku yang tengah hamil tua dan Ancaman dia berbuah manis! Penggalah kepalamu karena aku masih ada yang menyukai. Meski akhirnya hidupku benar-benar terpanggal-panggal karena ulahnya. Karena hati yang sakit tak pantas di obati dengan hati yang berpenyakit.

Sejak kecil hidupku berkecukupan meski tak sempurna tapi kami tak tergiur dengan kemewahan dan duit kamu. Aku pergi menjawab tantanganmu dan haram kembali karena kesombonganmu.

Aku berangkat mandi dan istirahat. Malam itu terasa sepi dan menyedihkan. Aku sendiri, mama ku sakit parah sedang bulan ini masuk hari menunggu kelahiran anakku. Aku keluar rumah dan memandangi langit.

"ya Allah ya rabbi. mohon beri aku waktu untuk menebus dosaku. tolong beri aku waktu menebus dosaku.."

Air mataku berlinang, ku usap perutku yang buncit seolah-olah menyentuh bagian tubuh bayi kecil itu.

"sayang.. mama tahu. ini tidak mudah bagiku dan untukmu. tapi Allah lebih tahu jauh sebelum mama bertemu denganmu. kamu ada dalam kandungan mama. Allah tahu, mama akan menjalani kesalahan ini. dan Allah tidak akan meninggalkan kita."

"dia, pria itu. laki-laki yang akan kamu panggil bapak, mama minta maaf padamu. selama engkau ada dalam kandungan mama, ia menghadiahkan penghianatan buat kita. aku selalu membawamu dalam pikiran buruk tentang dia, dengan air mata disepanjang hariku, dengan keadaan yang tidak pantas untuk ibu yang sedang mengandung. pikiranku kacau sejak usiamu 2 bulan. aku tak sangka akan menemukan foto mantan dia yang di download dari facebook dan 5 foto itu disimpan dalam galeri fotonya sedang foto ku tak satupun ada disana. bulan-bulanpun berjalan dengan penuh rasa penasaran. mama berhasil mengungkap kebenaran itu bahwa aku pantas menyepaknya dalam hidup kita. maafkan mama sayang!"

Pagi hari menjelang, entah tidurku pulas dijam berapa, jarum jam itu menunjukkan pukul 7:00 dan sesuatu terjadi, aku akan melahirkan. Air mataku  mengalir. Entah bagaimana rupa ini andai berhadapan dengan cermin. Aku kebingungan, tanganku gemetar, tak satupun siapa bersamaku.

Berusaha tenang sambil mencari jalan keluar. Siapakah yang harus aku hubungi terlebih dahulu ? Oh Tuhan..

Dan akhirnya kamipun berangkat ditemani mama piara, adik bungsu tiba di rumah sakit setelah aku menghubungi mereka. Jam itupun terus berputar. Aku berusaha tenangkan diri jangan sampai air mataku jatuh.

Waktu istirahat setelah berjalan putar rumah sakit sambil menunggu reaksi sakit, kepala rumah sakit menghampiriku memberi semangat dengan sedikit candaan. Aku tersenyum kecut! Iya Pak, seharusnya bukan wajah ini yang menghiburku.

Dan malampun tiba. Dibantu ramuan pelancar bersalin, reaksi sakit berpacu dengan denyut nadiku. Rasa takut mati, aku menelfon pria yang menghubungiku malam kemarin. Meskipun aku membencinya, aku takut masih terbawa dosa bila malam ini malam terakhirku didunia.

"kak, aku mahu melahirkan. sekarang aku sedang tidur diranjang menunggu genap pembukaan. maafkan salahku ya kak ? aku kurang sabar dan banyak salah".  aku menangis. Pria itu mantan suamiku.

"sudah jangan pikir. kamu akan selamat bersalin. anak-anak besok baru kesitu." balas dia.
Dan telfon kembali berbunyi dari keluarga bayiku. Mereka keheranan karena ia tak bersamaku. 

Perintah bosnya itu lebih penting dari kami. Dia pergi persis diminggu aku akan bersalin. Dan begitu seterusnya dan begitu seterusnya dan begitu seterusnya. waktu dimana ia harus bertahan karena itu pilihan tapi pergi, jalan yang dia ambil. sampai aku memutuskan untuk mengakhiri hubunganku dengannya setelah ia memberi tamparan kuat pada kepalaku.

Apalah hargaku perempuan yang katanya memegang prinsip hidup yang kuat. 4 tahun hidup bersama tanpa ikatan. Sepanjang 4 tahun itu iya menunjukkan sikap aku harus patuh pada sikapnya diluar jalur. Hendak dibawa kemana anak-anak ini ?

Hari terakhir ia pergi tanpa rasa bersalah, rasa punya tanggung jawab, rasa memiliki, ia berangkat dengan uang sisa terakhir milikku. Seperti yang ia lakukan, tour gratis pulang pergi dibiayai.

Terakhir sebelum ini, yang paling menyakitkan, ia siap berangkat dengan membawa Joko yang masih berusia 11 bulan sedang aku hamil tua. Jawabannya ringan, supaya tidak merepotkan aku.

"oh Tuhan.. repotkah dirimu selama ini karena ku ? benarkah aku bukan bagian dari hidupmu ? tidak salah tindakanku menyuruhmu pergi untuk membebaskanmu dari kerepotan ini."
Sakitnya hatiku.

Dan akhirnya tanpa rasa bersalah ia berangkat sendiri meninggalkan aku yang tengah hamil tua dan bayiku. 😢

Aku ingin kita segera menikah karena ini ketakutan terbesar dalam hidupku. Apalah ini obor yang kupegang, kotoran sapi pula yang ku injak! Bagaimana jalan ini, petunjuk untuk mereka bila sekutuku dengan setan kekal abadi.

"pergii !! aku tak butuh lonte jalanan. bila aku tak cukup bagimu, silahkan. temui cita-citamu dapatkan apa yang kamu inginkan".

"kamu adalah duri yang menusuk ubun-ubunku menembus tubuh hingga kemata kaki. sakitnya mencabut duri dengan paksa tapi akan lebih sakit tusukan besi panas neraka jahannam yang aku ratu didalamnya. ambil dan bawa uang itu, supaya kamu tahu, aku tidak butuh kamu dan harta yang menenggelamkan persembahanku pada NYA. pergi dan jangan harap kembali. aku bukan budak yang membiayai emosimu dalam tour gratismu! aku terlahir sendiri. dan akan kamu kenang sebagai wanita keras kepala sepanjang perjalanan hidupmu".

Dari kejauhan di pedalaman ia menelfonku. Ah, air mata ini seperti ledeng pecah ketika suster berkata ada kelainan dalam proses persalinan. Aku meminta maaf padanya. Aku takut mati, ya Allah. Aku takut bertemu dosaku.. 😢

Akhirnya pada kontraksi terakhir, bayiku lahir. Ya Allah.. bayi mungil itu benar-benar kecil.... ia sangaaatt kecil. 2,8 kg hasil timbangannya.

Suster membersikan tubuhnya dan langsung menengkurapan ia di dadaku.
"mamaaaa...." ia memanggilku.. 😢 😢 suaranya serak namun jelas. ia tak menangis seperti bayi yanglain, hanya kata mama mengawali kehidupannya didunia.

Ya Allah, ampuni salah dan dosaku. Ijinkan hamba ini menebus dosa kesalahanku.
Aku dekap tubuhnya yang mungil. Sakitnya jarum infus yang menghalangi gerakanku, tidak aku rasakan lagi.

"sayaaannggg... engkau ada bersamaku. jangan khawatir ya saayyaaannnggg ?? mama sayang adek... 😢 😭 "
15 Juli lepas magrib 2014, bayiku lahir.

Apa yang bisa aku hadiahkan dalam perjalanan hidupmu anakku ? Rindunya engkau pada pria pintar itu yang dengan mudah meninggalkan kita, tak dapat aku pertahankan untukmu.

Terimalah hadiah dari Allah. Kakak laki-laki mama datang dan menggendongmu 2 hari. Ia penyayang anak-anak dan kalian cocok sekali. Allah paham hati dan perasaanmu.. Allah tahu apa yang kamu butuhkan. Selamat hari lahir sayang.... mama sengaja menulis ini untukmu kelak bila kamu telah dewasa bahwa mama akan bersamamu dalam rindu yang sama-sama kita pikul. 

Kesempurnaan yang sama-sama kita harapkan. Dan kita lalui itu bersama.

Meski aku tahu, aku takkan mungkin menjamin kebahagiaanmu dalam sebuah keutuhan ayah dan ibumu tapi aku akan lakukan itu dan kamu tak merasa kehilangan salah satunya dan ini hadiah termahal untukmu, perjuangan kita.

MAAFKAN MAMA SAYANG.. JOKOWI KU YANG MUNGIL. SELAMAT KELEHIRANMU DI HARI INI. 15 Juli 2017.

Vitamin Tambahan Untuk Ibu Ketika Anak Sakit

Vitamin Tambahan Untuk Ibu Ketika Anak Sakit

Menjaga Kesehatan ibu ketika anak sedang sakit, saya suka mengkonsumsi vitamin c dari redoxon diwaktu pagi hari dan malam menjelang tidur. Kadang karena kurang tidur, akan dengan mudah terserang flu atau masuk angin terlebih begadang sampai pagi.

Sebagai tambahannya, susu bear brand untuk menjaga tubuh tidak mudah lemah dan lemas. Dua vitamin tambahan ini sangat membantu saya ketika anak sedang sakit. Jadi, meski galau dan gulalau, semua bisa terlewati sejuk seperti sungai didalam hutan. Tenaanngg..

Alhamdulillah anak saya yang terserang deman, sudah turun. Hari ini, sejak pagi tadi panasnya sudah normal sampai siang 11:27 wit. Semoga sore tetap stabil. Aamiin.

Anak saya juga sudah mau diajak main sama kakaknya, tidak rewel kayak kemaren. Sudah mahu makan meski cuma 2 sendok. Hanya tubuhnya masih lemah, setiap main jatuh-jatuh terus akhirnya menangis.

Menurunkan demam selain parasetamol, malam jam 2:24 saya tambahkan antibiotik 1:4 kedalam sirup penurun demam. Satu jam kemudian demamnya turun drastis. Setelah 2 hari demamnya tidak ada perubahan. Sebelum panas, rupanya yusuf sempat makan bubuk minuman energi khusus orang dewasa karena itu badannya demam. sikakak yang bilang kalau itu sambil tunjuk bungkusan minuman energi penambah stamina milik adik. Jadi ketahuan panasnya karna serbuk itu.

Sekarang yang tersisa dari begadang 3 hari hanya ngantuk. Semoga bisa terbayarkan hari ini dengan tidur siang bersama mereka supaya aktivitas bisa berjalan kembali.

Vitamin tambahan itu memang sangat penting untuk menjaga kestabilan tubuh apalagi kalau keadaan mengharuskan kita untuk tetap sehat. 


Penyebab Demam Panas Pada Anak

Penyebab Demam Panas Pada Anak
Banyak sekali penyebab demam dan panas pada anak. Misalnya pada yusuf si bungsuku. Sudah satu minggu ini terkena influensa tertular dari saya, sementara tidak pada kakak. Flu yang saya derita sudah berangsur-angsur sembuh tapi si adik, mulai 2 hari lalu terserang demam.

Sebenarnya mudah saja menyembuhkan flu pada anak sehingga tidak sampai demam. Kalau flunya masih cair, cukup beri vitamin c dan usahakan tubuhnya tetap hangat sembari diberikan buah-buahan segar dan gizi seimbang.

Tapi si adik paling gelisah kalau lihat kaka main air, main sabun. Dan kakak paling tahu caranya basah-basahan supaya bisa main air. hehe.. oh anak-anakkuuu...

Khawatir demam penyebab malaria, pagi tadi kami bertiga mendatangi apotik yang melayani pemeriksaan darah. Alhamdulillah, hasil malaria negatif dan hasil leokositnya juga normal. Akhirnya saya memutuskan untuk membeli sirup penurun demam, parasetamol sambil melihat perkembangan demam 3 hari kedepan.

Hari pertama demam, sempat hilang 2 hari setelah saya beri parasetamol tapi kembali panas lagi setelah terkena udara terbuka dan debu saat menemaniku berjualan dikios. Mungkin juga terlalu capek bermain.

Pengalaman sebelumnya menurut petunjuk dokter, mengatasi panas demam pada anak cukup dengan diberi obat penurun panas sejenis parasetamol, belum perlu memberikan antibiotik karena belum terlihat sebab dari panas. Alasan itu pula, saya memutuskan untuk tidak membawanya kedokter.


Sekarang si adik malas makan, saya tambah bingung nih! Sementara banyak yang harus disegerakan. Tapi lihat adik masih mahu main, semoga besok ada perubahan.

Semoga yusuf cepat sembuh..

Hanya 10 Menit Cahaya Pada Malam Hari Dapat Mengurangi Gigitan Nyamuk

Hanya 10 Menit Cahaya Pada Malam Hari Dapat Mengurangi Gigitan Nyamuk

Reaksi Nyamuk Penyebab Malaria - Para ilmuwan telah menemukan bahwa  tubuh manusia yang terkena cahaya putih selama 10 menit mampu memanipulasi prilaku penerbangan nyamuk malaria. ilmuan Giles Duffield, Associate Professor di University of Notre Dame di Indiana, AS.

Itu dia penemuan sains yang mudah untuk di praktekkan dalam kehidupan sehari-hari terutama malam hari. Hanya dengan menyalahkan lampu berwarna putih terang yang benar-benar terang mampu membuat nyamuk berhenti mendekati manusia dalam jangka waktu 2 - 4 jam pendekatan.

Normalnya pada lampu yang tidak cukup terang, nyamuk sangat agresif persis dibawah bayangan manusia. Nyamuk bisa bersembunyi kemudian memasuki daerah yang tidak terkena cahaya dan menghisap darah. 

Tidak berlaku pada lampu yang benar-benar terang, prilaku nyamuk berubah dan termanipulasi oleh cahaya dan itu hanya berlaku sekitar 10 menit penggunaan cahaya.

Sebuah penemuan dari ilmuan Giles Duffield, Associate Professor di University of Notre Dame di Indiana, AS, Menyatakan bahwa paparan cahaya selama 10 menit pada malam hari dapat menekan gigitan nyamuk dan memanipulasi cara penerbangan nyamuk dan Kecenderungan yang lebih besar untuk menggigit malam hari adalah spesifik waktu yang ditunjukkan oleh spesies, seperti memberi makan, bertelur dan terbang.

Sedangkan kelambu yang diobati dengan insektisida atau pada dinding hanya berlaku ketika kita berada didalam kelambu atau penyemprotan anti nyamuk sekalipun sedang bahaya gigitan nyamuk masih mengincar dipagi hari dan sore hari.

Giles Duffield, Associate Professor, yang dipublikasikan di jurnal Parasites and Vectors, mengatakan :

"Kita perlu menemukan metode baru untuk mengatasi pengendalian nyamuk dan pencegahan. Sistem dan peralatan yang saat ini kita miliki termasuk distribusi global dan penggunaan kelambu yang diobati dengan insektisida dan penyemprotan tidak cukup. Sehingga cahaya dapat digunakan untuk memanipulasi nyamuk, sebuah solusi baru yang potensial untuk mencegah gigitan dan mengurangi malaria".

Untuk penelitian ini, Duffield dan timnya menguji reaksi nyamuk untuk menggigit selama masa pencarian bidang aktif mereka dengan memisahkannya menjadi beberapa kelompok kontrol dan uji coba.

Kontrol nyamuk disimpan dalam kegelapan, sementara yang akan di uji terkena sinar sangat putih selama 10 menit. kemudian menguji kecenderungan nyamuk untuk segera menggigit setelah denyut nadi dan setiap dua jam sepanjang malam, memegang tangan mereka ke lapisan jaring yang memungkinkan nyamuk yang tidak terinfeksi untuk menggigit. Hasil menunjukkan penekanan yang signifikan.

Dalam percobaan lain, nyamuk berdenyut dengan cahaya setiap dua jam, dalam rentan waktu tertentu, tim menemukan bahwa menggigit dapat ditekan selama 12 jam sepanjang malam

Yang paling luar biasa adalah efek untuk menggigit tidak terlihat dalam waktu yang lama selama 4 jam mengikuti denyut nadi yang diujicobakan. karena nyamuk cenderung tidak menyesuaikan diri dengan cahaya yang disajikan dalam dosis yang tepat sebaliknya pada medan yang tanpa cahaya.

Waow

Saya sangat senang menemukan bacaan pada blog Healthsite yang bersumber dari IANS karena sangat membantu saya. Dua putra saya sempat terkena malaria karena gigitan nyamuk pada tempat terbuka dan bacaan itu sangat membantu saya menyelamatkan anak saya dari penyakit malaria. Mengingat papau sarang malaria. Untuk Anda, selamat mencoba ya, semoga membantu.



Menciptakan Lingkungan Bermain Anak

Menciptakan Lingkungan Bermain Anak

Minciptakan lingkungan bermain anak bebas ranjau itu sangat penting. Terutama pada usia batita. Ranjau adalah jebakan yang akan membahayan dirinya. Karena kelompok usia ini sangat tertarik dengan apa saja yang ada dihadapannya.

Seperti membersihan sudut-sudut dalam rumah dari kotoran tikus, cicak atau hewan kecil yang bersembunyi seperti kecowak dan sejenisnya. Debu dan kotoran.

Menyimpan segala benda yang dapat membahayakan seperti pisau, gunting, obeng, dan mengamankan segala sesuatu yang sekiranya menarik perhatian yang dapat mengancam keselamatan anak. Stop kontak tempat aliran listrik jangan sampai terlewatkan.

Mengganti tempat makan dan minum yang terbuat dari kaca, menjauhkan tempat air minum yang mudah dibuka tutup, perabotan dapur dan sejenisnya. Alat bersih-bersih rumah juga jangan sampai lupa diamankan.

Semua itu penting sekali dilakukan.

Terlebih apabila tidak dapat mengawasinya secara langsung. Melepaskan anak begitu saja saat bermain sama arti dengan memberi kesempatan anak untuk melanjutkan pekerjaan orang tua dengan caranya.

Meskipun begitu, apapun yang sudah dipastikan aman, anak-anak punya banyak cara karena rasa ingintahunya yang sangat besar.

Ya.. tetap juga harus diawasi.

Anak paling pandai memberitahukan pada orang tua, apa yang dilakukan salah!

"hai mama. aku bisaa....." hehe. Itulah mereka si batita dan balita. 😊

Anak saya bisa panjat lebih tinggi dari yang saya bayangkan! Bahkan ia meraih semua yang menurut saya tidak mungkin dia lakukan. 

Alat bantu, bangku, meja, benda yang panjang, sepeda buat pijak itu bisa ia gunakan untuk mendapatkan apa yang dia inginkan.

Apakah aku harus mengosongkan semua ruangan ?? tentu tidak. Tapi, ya, aku melakukannya. Dan apa yang terjadi ? Setelah ruangan kosong, Karpet pengalas lantai hampir tiap waktu dibolak baliknya.

Apa itu juga harus aku singkirkan ? hem.. dan ketika ia merasa bosan karena tidak menemukan apapun, ia melepas pakaian dan dilenpar keatas pengait hingga berhasil. Jangan tanya bagaimana ia membuat adiknya sebagai permainan..

Tantangan yang berat!

Melarang kedua batita, si kakak yang In sya Allah juli tanggal 15 genap 3 tahun dan si adik, agustus tanggal 26 cukup umur 2 tahun, sama arti dengan memancing rasa penasaran mereka untuk beratraksi ekstrim pada kesempatan berikutnya.

Dan permen yang menjadi buruan keduanya, sikakak bisa membawa sembunyi permen dan memakannya. Siadik juga kebagian.

berburu cacing

Akhjrnya saya memilih untuk membawa mereka bersama saya dengan aktivitas masing-masing dalam rumah kecil kami. 

Segala peralatan memasak, saya pindahkan keluar agar lebih mudah menjaga mereka saat bermain diluar rumah dan saya mempersiapkan makan siang buat kami. Membiarkan mereka bermain sendiri bukan untuk usia mereka saat ini.

Salah satu yang saya lakukan pada tempat jualan yaitu merubah posisi tempat dan memberi ruang gerak lebih leluasa. Perubahan ini juga mengikuti gerak jangkau mereka saat bermain.

Dan ini sangat tidak mudah.


Saya memberikan mereka bebas bermain apa saja, saya hanya menyesuaikan diri dan mengawasi meski kadang saya bingung, kapan jualannya ? Bahkan ketika mereka mulai bosan, saya memilih mengikuti arah penasaran mereka untuk mengawal disatu tempat yang baru sesuai keinginannya dan itu bisa di alam terbuka.

Alhamdulillah, saya memiliki tempat yang cukup luas untuk usia mereka. 

Memang benar, anak mengikuti aturan orang tua tapi, aturan anak-anak yang dipakai..

Orang tua mengatur semua dengan baik, ikuti permainan anak dan aturan orang tua yang teratur sesuai permainan anak jadi sempurna. Akhirnya lingkungan bermain anak tercipta dengan baik.

Wanita Yang Mengasuh Anaknya Sendiri Harus Pandai Menabung

Wanita Yang Mengasuh Anaknya Sendiri Harus Pandai Menabung

Mengasuh anak sendiri itu tidak mudah. Merawat anak sambil berpikir cari duit, dua pekerjaan yang rumit untuk dipadupadankan kecuali punya bisnis maya. Usaha yang dijalankan hanya dengan ketikan jari dengan akses internet yang bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. Santai duit tetap ngalir.

Tapi kalau usaha yang berjalan didunia nyata, seperti jualan, jadi babu, tukang bersih-bersih, nyambi ngurus anak rasanya agak rumit terlebih kalau punya anak lebih dari satu.

Emaknya harus kerja, anaknya minta main. Emaknya dikejar utang, anak pada rewel.

Entah itu anak masih baduta atau sudah besar sekalipun. Anak tetap anak yang butuh perhatian khusus. Anak laki mahupun perempuan tidak ada bedanya.

Kurang Lebih Seperti Itu Yang Aku Pahami.

Urusan nabung jadi ribet kalau pemasukannya juga tidak jelas meski begitu menabung menjadi pilihan terbaik walaupun sekedar kumpul ilmu.

Ilmu yang manfaat itu yang mengena pada kehidupan sehari-hari.

Misalnya, tidak perlu menor untuk menarik perhatian oranglain sedang tidak menor saja, kadang dianggap minor! terlebih kalau hidup sendiri.

Tidak perlu menggunakan parfum ketika keluar rumah hanya untuk melengketkan penciumanlain.Tidak pake parfum juga oranglain berpikiran kalau kita memiliki aroma terapi yang mampu merilekskan hidung yang tersumbat.

Berpakaian juga sewajarnya saja, jangan sampai mengundang tanya dari tiap lekukan yang tersembunyi. Lagian semisalnya kamu janda, yang disembunyikan apa sih ? orang juga pada tahu bekas obrak abrik oranglain. Mending ditutup rapi, di longgarkan biar langkah bisa lebih cepat.

Tiga ilmu yang bermanfaat saat berlalulintas dalam kehidupan itu, kalau dipangkas anggarannya sudah bisa disimpan sedikit untuk kebutuhanlain.

Tanpa lipstik, tanpa parfum, busana sederhana, duit untuk penuhi kebutuhan itu bisa untuk ditabung.

Nabunglah untuk anak. Bisa buat berobat kalau sakit, bisa beliin baju kalau yang lama pada kecil semua, bisa buat ketaman hiburan nyenangin hati anak. Anak itukan infestasi masa depan. Bisakan ??

Perhitungannya,

Kalau kita menor hanya mengundang laki-laki hidung belalang, pria yang kelihatannya ada tapi bayangan, orang yang katanya pelit, dermawannya hanya untuk beli makanan yang dibungkus. Itu bungkusan pribadi yang diincar mereka.. setelah itu, menormu bangkrut! Miskin deh! Mo beli lagi ribet.

Kasihan juga anak kalau emaknya naik cinta lagi. Mana ada pria yang mahu terima getah, sedang yang buat getah aja gak peduli. Anak jadi kurang diperhatikan karena emaknya tambah sutriss! Ah, kita juga yang rugi.

Mending amanahi titipan Allah sembari berbuat baik. Siapa tahu Allah menghendaki kebaikan kemudian dan kita dipertemukan dengan orang yang kita tidak mampu menolaknya! Karena tabungan kebaikan akan berbunga baik.

Tapi, alangkah indahnya kalau semua berjalan seirama. Pendapatan, perbuatan, dan pekerjaan. Nabungnya ada, hidup berjalan tenang dan pekerjaan lancar-lancar saja.

Yah, begitulah kira-kira alasan kenapa Wanita yang mengasuh sendiri anaknya harus menabung.

Selamat berjuang yah! Jangan khawatir tidak makan, kucing takut air bisa makan ikan apa lagi manusia.

Istri Gagal Paham Dengan Balasan Sms Dari Suami Bikin Ketawa

Istri Gagal Paham Dengan Balasan Sms Dari Suami Bikin Ketawa

Kebiasaan wanita/istri yang ingin dimengerti, saya pikir sebab dari gagal paham pesan singkat via whatsap dibawah ini.

Gambar ini saya dapat dari seorang penulis uc news. Ya, lucu juga sih! walaupun kebanyakan komentar berkata tidak lucu sama sekali. hehehe... tapi buat saya lucu. Dan saya bisa bayangkan bagaimana ekspresi si istri saat itu.hehehe...

Selagaknya saya pun pernah menjadi seorang istri yang punya segudang cemburu, pastinya paham bagaimana perasaan si wanita itu.  Haduuhh.. 

Menurut saya, jawaban sang suami sudah benar karena sesuai pertanyaan. Si istri sebenarnya yang salah mengajukan pertanyaan!

Istri : Pa, papa dikantor ??

Suami : Iya nih ma.  Kenapa ma? 

Istri : Itu pa, tetangga baru kita. Setiap pergi kerja dia pasti cium kening istrinya, paa.. 

Suami : Ya terus kenapa ma? 

Istri : Papa gak mau ngelakuin itu setiap pergi kerja ?

Suami : Ya pasti mau dong ma. Kan papa belum kenal sama istrinya..  😍

Istri : DASAR TUA BANGKA!!! 

Hahahaa... 

Misalnya dalam kalimat tanya itu di jelaskan khusus untuk dirinya, tentu suami memberi jawaban yang tepat! hehee..

"Papa gak mau ngelakuin itu juga ke mama setiap pergi kerja ?"

"Ya pasti mahu donk ma. Besok ya, papa lakuin pas berangkat kerja."

Beress.. hehehe Jadi ngenness!!

Padahal kalau dibuat guyon bisa lebih seru. Misalnya si istri membalas : mama juga belum kenal pah, sama suaminya! Kira-kira jawaban yang seru apa yah dari suami ? Hehe

Rumah Itu Bukan Penjara Suci Buat Mereka

Rumah Itu Bukan Penjara Suci Buat Mereka

Okei. Aku kembali memainkan jempolku disini, setelah dua batitaku membuat keramaian yang membatalkan rencana untuk mengambil waktu 1 jam kedepan, meluruskan badan membuat otak istirahat agar oksigen dapat mengalir normal ke kepala yang menyebabkan sempoyongan akibat kurang tidur jadi batal. Dan di pukul 4 sore, aku bisa melanjutkan sedikit mengambil rejeki hari ini. Namun, aku pikir hari ini yang dapat kulakukan hanya melihat dan memastikan mereka aman dalam ruang kecil tempat mereka bermain.

Tak ada yang dapat batitaku pahami kecuali bermain. Satu kalimat lengkap berisi keterangan, yang aku dapatkan dari wajah polos mereka hanya bingung. Untuk satu kata dan banyak tindakan, mereka mampu mengikuti iramaku dengan baik.

Libur lebaran kemarin. 3 hari berturut-turut aku mengajak mereka kebeberapa tempat. Mengunjungi tempat tinggal bapaknya, berkunjung kerumah keluarga diluar kota, bermain dirumah sepupu yang sudah pada besar semua. Dan keesokan harinya, kami menuju kota sentani untuk keperluan kios.

Mereka si batita mulai merekam banyak hal. Ruang gerak mereka bisa lebih luas ketika berada diluar rumah. Disana ada permainan yang berbeda dari ruang kecilnya.

Otakku semakin pusing dan kounsuelett!!

OK sayang! Percaya padaku. Keadaan akan membaik setelah ini. Aku tidak bisa berjanji, entah itu esok, lusa atau hari berikutnya. Ini masih dalam pikiran!

Tapi, mereka tidak pada usianya yang sekarang. Esok, usianya bertambah 1 hari. Lusa, bertambah 2 hari. Dan besoknya lagi menjadi 3 hari. Hari ini yang mereka lalui adalah saat paling berharga untuk di perhitungkan.

APA YANG BISA KULAKUKAN ??

Rumah memang bukan penjara suci buat usia batita. Ruang terbuka, alam lepas, teman yang bersahabat sangat mereka butuhkan. Sementara keadaan tidak bisa memberikan mereka apapun!

Meskipun segala sesuatunya sudah ku kondisikan nyaman buat mereka. Ada beberapa kejutan dibalik pintu yang akan mengalihkan perhatian mereka, tapi suara diluar rumah dan anak-anak seusianya didepan kios membuat mereka gelisah dan menatapku seperti sebuah tamparan.

Saya Bukan Kacang Goreng Tapi Kacang Dalam Kulit

Saya Bukan Kacang Goreng Tapi Kacang Dalam Kulit

Hidangan Kacang-Kacangan teman santai paling komplit bisa kita temui  dimeja saat Lebaran. Kacang goreng polos, kacang goreng mandi tepung, kacang goreng disko, kacang goreng balut gula, kacang mede dll. Ada juga kacang utuh yang masih dalam kulit, diolah diatas wajan yang berisi abu dapur dipanaskan.

Penghobi kacang, tentu akan pilih kacang yang paling disukai. Ada juga yang mencoba olahan kacang yang punya cita rasa sendiri. Ada juga yang akan mencobai semua kacang karena menurutnya semua itu enak. Kembali kepada selera.

Begitu pula yang sedang saya alami sekarang ini. Semua kita adalah kacang dalam kulit, yang kemudian kehidupan mengolah kita keluar dari kulit atau kembali terbungkus kulit.

Oranglain hanya melihat kualitas balutanmu yang sekarang, tidak berpikir bahwa itu jenis yang sama dari rumpun yang sama. Sampai mengenyampingkan bentuk dan isi.

Masalah yang meliputi keluarga kadang butuh pikiran baik untuk menunjukkan bahwa saya kacang premium. Kacang yang tidak perlu diragukan lagi kualitasnya.

Saat kamu harus berdiri sebagai hasil panen pertama dari jenis yang di unggulkan bisa jatuh harga karna yang lagi digemari kacang yang mengandung khasiat mengobati. Lalu mereka menganggapmu sebagai sumber jerawat dan asam urat.

Meski demikian, kacang yang baik yaitu kacang cukup umur saat panen dan dimakan tanpa diolah terlebih dahulu. Banyak mengandung manfaat bagi kesehatan tubuh.

Pada akhirnya, penempatan kacang unggul tetap nomor satu. Kesabaran dan panjang berpikir sembari mencari solusi, hasil yang akan muncul pada akhirnya, kacang unggulan tetap yang terdepan.

Yah! meski aku tidak seperti dulu tapi aku tetaplah diriku yang dulu. Garis bahwa aku pembuka pintu dunia pertama berikut kalian, Karna itu kalian menyebutku KAKAK! dan memikul tanggung jawab dari pintu pertama yang berat! Terlepas dari kalian menganggapku tak ada, sikap akan menentukan hasil akhir. Asalkan dalam segala sesuatu melibatkan TUHAN ALLAH, penglihatan yang kaburpun akan terang. TersenyumLah.. Allah punya kendali utama atas segala sesuatu dalam muka bumi ini.

Dan akhirnya, saya memang bukan kacang yang diolah dengan digoreng, tapi masih tetap kacang dalam kulit yang pegang amanah.

Ampuni salah dan dosa kami ya Allah.

Aduh kacang, maaf eh! Tong bawa-bawa kopu nama lagi. hehe..

foto:kelompoktanicom

Perjalanan Silaturahmi Keluarga saat Idul Fitri

Perjalanan Silaturahmi Keluarga saat Idul Fitri

PERJALANAN - Silaturahmi keluarga hari ini alhamdulillah berjalan lancar dan Kami bertiga kembali kerumah dalam keadaan baik.

Star dari rumah sudah siang. Perhitungan, hari libur kendaraan ramai agak siang hari. Sempat nunggu 1 jam baru terlihat satu angmum lewat dan kami berhasil sampai tujuan dengan angkutan trayek kota yang kebetulan singgah beli minum.

Tujuan pertama, mempertemukan anak ke bapak yang katanya rindu sampai gundul. Setelah komunikasi terakhir dengan bosnya, informasi si bapak tambah kurus dan malas keluar kamar. Tanggapan saya yang cuek di anggap lempar batu sembunyi bayangan. Timbang saya, kalau karena kangen anak sampai dia diberhentikan, otomatis sayalah penyebab utama.

Sampai disana, ibu tanya, "maaf, ini istrinya Andi yah ? Saya jawab, "bukan buk. Saya hanya antar anak dia. Katanya kangen."

Istri ??

Satu pertanyaan dalam hati saya. Tapi sudahlah..

Rupanya mereka sudah keluar lebih dulu sebelum kedatangan kami. Sempat malam sebelum hari ini, saya informasikan rencana kedatangan kami ke tuan rumah, bos dari dia. Saya sangat menghargai perasaan saya, alasan kenapa tidak menghubungi bapak si anak. Menguasai hati itu sangat rumit! Yang saya takutkan, rencana saya batalkan. Lagi pula, dia dibawah tanggungjawab bosnya. Pikir saya, tindakan saya tidak salah terlepas dari masalah antara saya dia dan sibos! Saya pisahkan semua itu. Tapi kami tidak berjodoh rupanya. Menurut ibu, kesibukan mereka sejak kemarin sangat padat. Dan puji Tuhan, tanggung jawab saya gugur.

Dan untukmu yang mengikuti tulisan saya, bapak joko dan yusuf. BerjuangLah untuk hidupmu. Saya tidak bisa melakukan lebih selain dari aturan. Bila satu waktu kita bertemu dijalan, mohon hargai saya dengan tidak mendekati anak-anak. Sebagai pengasuh, saya berhak memutuskan siapa saja yang boleh bertemu dengan mereka. Dan hargai pula perasaan mereka, joko dan yusuf! Mereka bukan golf eko leo alfa november delta alfa november golf alfa november. Thank!

Akhirnya perjalanan disambung siarah kuburan bapak bersama adik dan kakak. Lepas dari sana, singgah lewati maghrib dirumah keluarga dan star kembali ke kota, balik kerumah. ●●

Hari ini adalah nyata, bahwa segala sesuatunya sudah diatur. Kita tinggal melewatinya saja. Susah senang, canda tawa, duka derita, semua itu hiasan jalan hidup yang kita lalui.

Bekal ilmu dan teman berilmu itu modal penting untuk kebaikan. Sampai dimana jalan yang kita tempuh buntu, pengetahuan teman akan sangat membantu sebagai petunjuk.

Baju Lebaran Buat Anak-Anak

Baju Lebaran Buat Anak-Anak

Mengenang kembali 18 tahun yang silam waktu anak-anak masih pada batita. Aku selalu memulai sesuatu dari yang kecil meskipun keadaan bisa melakukan sesuatu yang besar tapi kecil itu pengertianku adalah dasar. Kalau bisa menghargai yang kecil, yang besar datang akan lebih baik pemberiannya.

Dan sikecil itu, seperti baju lebaran buat anak-anak, warna-warna dasar jadi pilihan buat mereka. Satu warna yang di padu padankan antara keduanya. Kalau si kakak menggunakan kemeja, si adek juga sama, kalau si kakak warna merah, si adek merah juga tapi ada warna lain yang membedakan dengan si kakak.

Beli baju juga tanpa sepengetahuan mereka karena anak laki tidak terlalu memperharikan gaya seperti anak perempuan, yang penting buat mereka bisa di terima saar bermain dengan teman-teman, itu sudah membuat mereka bahagia. Karena itu baju baru tetap penting walaupun sekedar menyesuaikan diri.

Lingkungan tempat tinggal dan cara bermain anak menjadi tolak ukur. Berapa yang harus ditolak dan kemampuan jadi ukuran. Tidak perlu memaksakan diri untuk harus diterima dimanapun kita berada, cukup mereka tahu bahwa kita ada dan mereka juga ada.

Bukan hanya soal baju lebaran, untuk semua hal, aku selalu ingin memperkenalkan kepada mereka inilah corak kami, ini gaya kami, kami ada diantara kalian dan kami tahu kalian ada.

Sampai mereka si batita itu dewasa, gaya itu menjadi dasar. Si kakak yang kini 22 tahun selalu santai dengan apa adanya dan bergaya pas ada yang di pake gaya. Begitu juga si adek. Waktu mereka di puji karena ada yang berbeda, dia hanya tersenyum dan menjawab, "ah, ini biasa di pake orang. Santai saja." ●●

Tidak perlu bermewah-mewah saat lebaran tiba karena kemewanan yang Allah sediakan di bulan yang penuh berkah itu yang penting di kejar.

Terlalu berlebihan juga hanya menimbulkan kecemburuan sosial.

Bergaya sewajarnya saja. Sisa dari berkat bisa di simpan untuk kebutuhanlain. Bagian dari kelebihan itu milik oranglain. Gunakan buat tabungan akherat kelak.

Selamat  Hari Raya Idul Fitri 1438H/2017M. Semoga amal ibadah bagi yang menjalankan puasa di terima dan disempurnakan  Allah. Mohon maaf lahir dan batin.

Jadi Istri Jangan Sok Tahu Dari Suami. Bisa Merepotkan Diri Sendiri

Jadi Istri Jangan Sok Tahu Dari Suami. Bisa Merepotkan Diri Sendiri

Istri sok tahu - saya pernah mendengar seorang pembesar berkata, "Istri itu pangkatnya lebih tinggi dari suami. Kalau di militer, suami tamtama, istrinya sersan. Kalau suami sersan, istrinya pasti perwira. Istri seperti ini seolah-olah lebih tahu segalanya dari suami."

Memahami kalimat itu, saya jadi mengerti banyak hal tentang masalah-masalah yang timbul dalam beberapa keluarga teman dan mungkin juga saya sendiri, saya mengambil kesimpulan, iya benar! Istri itu paling tahu banyak dari suami sampai bisa mengatur makan minum pakaian dan kerja suami dan Sangking sok tahunya, lagak sok tahu hampir-hampir mendekati kewenangan suami sebagai kepala rumah tangga.

Seperti ingin merubah kehidupan sosial keluarga. Suami diatur untuk semangat bekerja keras. Semakin hari kebutuhan anak, ini dan itu meningkat. Tidak mahu kalah, si istri ikut turun lapangan mencari tambahan menutupi kekurangan keluarga hanya karena pengetahuannya ikut mendiminasi hak suami.

Kendala, ketika suami mogok. Ketika suami bermasalah. Ketika suami sakit. Ketika suami merasa tersaingi. Akibatnya, sang istri kewalahan, kebingungan, gelisah, merasa butuh pertolongan karna mengejar kaki sendiri. Alhasil, masalah baru pun timbul.

Suami mulai merasa seperti sebuah alat. Kurang diperhatikan. Kurang istirahat. Terlalu tegang menjalani hidup yang monoton dan membosankan. Hubungan sama istri juga semakin kurang baik. Keharmonisan semakin menjauh. Istri hanya seperti orang asing yang mengejar dunia tidak menganggap suami itu mantan pacar yang dulu sangat dirindukan keberadaannya.

Titik final, saat kebosanan merasuk dua manusia yang diberi pangkat suami istri. Jenuh dan hilang gairah. Yang terjadi, suami istri itu seperti dua orang asing yang sedang berada satu rumah dan tidak saling mengenal. Dan masalah fatal bisa sampai kepada PiL atau WiL. Naudzubillah, jangan sampai yah ? Jauhkan-jauhkan ya Allah ya Rabbi.

Kenapa Istri Dilarang Sok Tahu ?

Sebenarnya keberadaan seorang perempuan dalam kehidupan laki-laki itu sebagai pelengkap. Seperti nasi, harus ada sayurnya. Seperti ikan, lebih pas kalau ada sambalnya. Seperti makan kalau tidak pake pengalas, makan ranjau namanya. Makan dalam keadaan perang! Cepat dimakan keburu peluru nempel dibadan. Jadi sebenarnya sebagai pelengkap. Iaitu menutupi yang kurang, melengkapi kehidupan suami.

Kurang beras dimasak, istri masak dulu. Kurang ikan digoreng, istri lanjutin dulu, kurang sambal gak ada lombok, ya jangan buat donk... supaya suami tahu, hari ini pendapatan hanya sampai nasi dan sayur. Ada sisa tidak bisa buat beli lombok sampai rasanya pedas, ya simpan saja sisanya.

Suami pulang bawa duit 10 ribu. Istri langsung saja simpan. Tanpa tanya buat apa uang itu. Tidak lengkap namanya. Baiknya kalau dikasih rejeki begitu, istri tanya, buat apa nih suamiku... baiknya digunakan untuk apa ya ? Suami gak mungkin diam, pasti beri keterangan. Misalnya, simpan saja istriku... semuakan sudah lengkap. Buat hal takterdugalah nantinya.Jadi suami tetap yang mengatur.

Itulah kenapa istri dilarang jangan sok tahu.

Kenapa Kesoktahuan Istri Bisa Merepotkan Dia sendiri ?

Melibatkan segala sesuatu dengan suami salah satu cara mempererat hubungan keterikatan, saling ketergantungan, saling membutuhkan. Seperti harmoniLah begitu! Sehingga roman-roman seperti artis kependekan dari ROMANTIS, itu bisa terasa! Bisa terjadi dan kangen-kangen ketika berjauhan seperti jarak pintu depan dan belakang, bisa lebih dihayati.

Keakrapan itu menghindari titik jenuh ketika usia rumah tangga memasuki 5 tahun. Ada juga yang baru 3 tahun udah yang bossan! Sama pasangan. Dimaksudkan agar Suami dan istri bisa seperti seorang sahabat karena sangking akrabnya! Karena saling ketergantungan.

Suami jadi bisa mengatur kemampuannya mencari, pendapatan dan kebutuhan. Segala sesuatunya jadi bisa terukur terukir terkarir dengan sempurna. Itulah kenapa istri yang sok tahu hanya merepotkan dia sendiri.

Intinya itu istri pelengkap, suami penangkap, pelaksana, penerap. Istri hanya membantu ketersediaan saja. Jadi, jangan sok tahu ya sayang!

Apa guna harta banyak kalau dunia kayak kiamat. Mending sedikit, dirakit sedikit, dinikmati sedikit tapi jangka panjang dan penuh cinta kasih.●●

Sepanggal mimpi yang tak pernah terwujud untuk Anda. Semoga manfaat.

Nilai 10 Juta Itu Tidak Cukup Untukmu

Nilai 10 Juta Itu Tidak Cukup Untukmu


"Senyum-senyum saja mbakne kayak lagi senang!" Tegur saya.

"Iya mbak. Saya memang lagi senang. Itu loh yang kapan hari saya datang kesini mau minjem duit! Pas malamnya waktu sampean tutup kios, saya dapat penumpang yang ngasih duit 10 juta!"

"Sepuluh juta ?? Siapa mbak ? Penumpang dari langit ? Malaikat ?" Penasaran.

"Hallah! Mbak ini. Waktu dalam perjalanan kerumahnya, bapak itu sempat tanya. Nggak takut ngojek malam-malam buk ? Saya jawab, anak saya butuh biaya buat beli keperluan sekolah. Saya belum dapat sama sekali, sedang besok hari pelaksanaan. Sampai depan rumahnya, bapak itu ngeluarin duit satu bandel pecahan 100 ribu dari dalam tas. Ya saya kaget mba, loh buat apa ini ? Tapi bapak itu menyorong tangan saya kehadapan saya dan minta segera pergi. Dia gak mau di sebut namanya. Katanya, bilang saja dari hamba Tuhan kalau ada yang tanya, begitu katanya..."

"Tapi itu nilai terlalu besar untuk jaman sekarang." Balas saya.

"Iya mbak. Saya mau nangis waktu megang duit. Ada ya orang yang tergerak hatinya begitu saja! Saya pake buat kebutuhan anak, sisanya buat tambahan modal dan keperluanlain."

Obrolan saya dengan seorang teman yang terpaksa ngojek memenuhi kebutuhan keluarga dan sampai disitu, mbaknya pergi ngojek lagi.

Lewat berapa hari, mbanya datang lagi setelah lihat saya hilir mudik depan kios. Jarak pangkalan ojek dan kios saya tidak seberapa jauh. Kios yang jarang buka, kadang pikiran itu berjalan dengan sesuatu yang baru terlihat.

"Ini loh mbak, saya bingung. Dah kesana-kemari nyari pinjaman tapi belum dapat. Dari pihak BANK dah telpon minta jawaban tapi belum ada. Maksud saya, bantuin dulu saya. Nanti kalau pencairan 1, 2 hari, uang sampean tak kembaliin."

"Ya Allah mbak. Bukannya gak mau bantu tapi...bla bla bla, intinya gak punya uang.

"Mba. Saya juga baru kecelakaan. Nih paha sama lenganku memar kebiruan. Tambah berat pikiran." Sambungnya.

"Ya Allah mbaaakk.... kok bisa ??" Saya keheranan dan sedikit merasa kasihan. Pikir hati saya, kalau itu pertolongan dari Allah, apakah Allah menyertakan pula musibah bersamanya ? Ini pasti ada yang salah.

10 juta itu masih kurang untuknya. Apakah Allah akan memberi bantuan lewat gerakan hati hambanya setelahnya ?

Kemarin yang ia butuhkan hanya sekitar 300 ribu dan medapatkan 10 juta. Sekarang yang dia butuhkan 6 juta untuk tutup tunggakannya di BANK.

Hem.. benarkah pertolongan Allah itu dekat dan akan memberikan ia lebih dari yang ia dapatkan kemarin ? Rahasia ALLAH, hanya Allah yang tahu.

WaW...

Kebanyakan kita suka lupa kalau sedang MENGEJAR KUDA YANG BERLARI SEDANG LEMBU DIKANDANG IA LEPASKAN. Kita (perempuan) suka beranggapan bahwa saya mampu dan bisa tanpamu. Ini hanya soal keberanian dan mahu mencoba. Biarlah, rejeki Ada yang atur.

"Iya, rejeki ada yang atur tapi kalau salah cara mencarinya aturannya gimana ?"

Dan kadang rejeki dari Allah itu datang bersama rejeki dari setan. Allah akan memberikan sesuai kemampuan mencari. Memberi jalan keluar seperti apa yang kita lakukan. Bukan sesuai pendapatan oranglain atau pencarian oranglain atau keinginan oranglain Atau bagaimana ya benarnya ?

Ini paling sering saya jumpai dalam kehidupan sehari-hari saya.

Sebagai contoh yang baru saja saya lewati

Berapa bulan sebelum ini, saya sempat mengambil alih pekerjaan pasangan saya. Entah apa kejadian di kemudian hari ( hari ini maksudnya ) yang saya paham, ini harus saya kerjakan untuk meneruskan hidup.

Kesempatan pertama, kebutuhan yang mendesak, saya siapkan. Kesempatan kedua, yang penting-penting saya utamakan tergantung pendapatan saat itu. Saya tidak memaksakan diri. Semua sesuai keberuntungan saja.

Ada yang nawari minyak tanah murah, saya ambil. 50 liter nggak tanggung-tanggung saya sedia. Ayam 5 ekor murah, seekornya kena 100 ribu tidak saya kewatkan, terlebih memasuki bulan puasa dan lebaran, dipasar ayam kampung satu ekor bisa 200 sampai 500 ribu. Kain kasur, seprei yang sudah semestinya diganti, lewat tukang kredit tidak saya lewatkan. Satu hal lagi yang luarbiasa, angsuran bank lunas dalam waktu singkat.

Apa menurut Anda ini mudah saya lalui ?

Tidak. Saya harus mengalahkan rasa malas dan lelah. Lemas dan kurang enak badan. Komunikasi yang buruk tidak saya jadikan beban. Dan, keinginan saya tercapai.

Bulan berikutnya, permohonan pinjaman kembali kepada bank di kabulkan. Niat saya kepada Allah untuk membantu saya, menutup rasa malu saya dihadapanNYA! ALLAH yang memberikan saya hidup dan makan yang menjanjikan saya kemuliaan firdaus tentu harus saya penuhi.

( "Ampuni hambamu yang hina dina ini. Kiranya kebaikan yang tersembunyi didepan telah Engkau persiapkan." )

Uang ditangan. Rencana dijalankan. Beli baju, beli kerudung, sisanya sudah di anggarkan.

Namun sayang seribu sayang kiranya Allah maha tahu segalanya. Rencana menikah batal. Minyak tanah dan ayam akhirnya menjadi persiapanku memasuki bulan puasa dan berbagi dihari lebaran walau tanpa uang tunai ditangan. Dan hari ini aku dalam keadaan drop galau bin galau.

Tapi pada kasus saya beda. Tidak sama dengan yang dialami teman saya. Apa yang saya lakukan memanfaatkan waktu semaksimal mungkin. Tempat mencari hidup, kios sembako sederhana yang jadi satu dengan tempat tinggal. Yang saya kejar kebaikan dibulan puasa dengan menyelesaikan urusan dunia.

Sementara teman saya itu, ia meninggalkan rumah, anak dan bergelut dengan alam bebas. Tanpa perlindungan suami. Kemungkinan besar rejeki yang ia trima susah untuk dipisahkan antara hak dan bukan milik. Antara nyata dan bayangan.

Usaha saya memang berjalan tapi tidak dengan rencana dari hasil usaha. Persyaratan untuk mengurus nikah sudah saya dapatkan tapi bukan menikahi diri saya sendiri.

Kejadian yang mendorong keluar semua masalah, mengena pada dasar prinsip hidup.

Final. Saya tidak mungkin meminta memohon berharap mengemis untuk di pahami.

Ini tentang tanggung jawab bersama yang akan kita pikul. Menjadi patner kerja dunia akherat, tidak mungkin berjalan mulus dengan prilaku hidup tidak sehat secara lahiriah dan jasmani.

Saya mundur. Dan meminta ia pergi meninggalkan kami. Saya dan 2 anak kami yang masih batita.

Ini permainan setan! Naudzubillah.. secara rasa, cinta dan sayang tidak kurang sampai detik ini sedikitpun! Tapi itu tidak cukup untuk membangun keluarga kecil yang sakinah. Astaghfirullah.

Waktu berjalan masuk bulan kedua yaitu hari ini, galauku semakin mendarah daging. Tapi, saya percaya dan yakin, ada sesuatu didepan sana yang akan saya jumpai.

Sedang teman saya, ia mengambil jalur lain untuk memenuhi kebutuhannya. Bukankah yang kita butuhkan hanya mengharap ridho ALLAH ?  Untuk setiap usaha yang inshaa Allah bernilai ibadah. Namun sayang, kadang tanpa sadar kita terus berada pada keadaan yang mengikat pikiran dan perbuatan tentang dunia.

Mengapa setiap istri yang merasa bisa mencari hidup diluar seperti suami, selalu mengambil keputusan sepihak dan pergi meninggaLkan rumah. Padahal jelas-jelas itu bukan pekerjaannya ?

Suami yang membiarkan istrinya mencari makan di luar rumah, bisa jadi ia berpikir Anda SOMBONG!! Terlalu melampaui hak dan kewajiban suami. Dan mereka akan membiarkanmu dalam benturan dan tetap santai.

Ngennes ( mengenaskan ).... !!

Menurut pemikiran sempit saya, seharusnya atau semestinya atau memang begitu aturannya, sesulit apapun kebutuhan dalam rumah tangga, sang istri tetap mengharap pada lembunya yang berpenghasilan yaitu suaminya. Karena ia memiliki lembu yang sehat, yang bisa memberi susu untuk di minum, bisa beranak untuk di ternak kembali dan di jual ketika besar nanti.

Tidak serta merta keluar dan berusaha mengejar kuda yang semakin hari semakin berlari kencang. Tuntutan hidup yang semakin hari semakin bertambah. Sekuat apapun seorang wanita, ia tetaplah wanita. Karena keridhoan suami tergantung sikap seorang istri.

Kebutuhan keluarga terlebih setelah memiliki anak, semakin hari bertambah besar.

BERJUANG DEMI ANAK

Banyak juga yang berkata bahwa apa yang saya lakukan ini demi masa depan anak. Memberi makanan bergizi, memenuhi kebutuhannya, menyekolahkan disekolah yang berkualitas, bukan sekedar sekolah biasa. Semua itu demi masa depannya yang lebih baik. Padahal untuk menjadi baik tidak butuh modal banyak, cukup menjaLankan hidup seperti yang di syariatkan saja sudah cukup.

Tidak perlu sekolah yang bagus, yang bisa membentuk akhlak karimah, didalam rumah saja sudah cukup membentuk prilaku sehat anak yaitu harmonisasi kedua orang tua, sabar menjalani setiap cobaan, tabah dengan kesakitan dan tetap bergandengan tangan untuk saling menjaga.

Semua sikap dan tindakan kita jadi contoh dasar seorang anak. Bagaimana bapak memperlakukan ibu. Bagaimana sikap ibu terhadap bapak. Itu akan tersikapi kepada anak! Perkembangan anak akan lebih sehat. Tentang hal-hal baru yang masuk kedalam rumah, semua butuh keterangan dalam tindakan. Itu contoh nyata.

Apakah kita pernah mengerti perasaan anak ? Pernah merasakan jeritan hatinya ? Pernah lebih dekat seperti nafas dan tubuh yang tak terpisahkan lalu kita berada jauh darinya dan berkata dia baik-baik saja ??

TIDAK!!

ANAKLAH YANG LEBIH MENGERTI YANG DI PAKSA MENGERTI YANG HARUS MELAYANI TINDAKAN ORANG DEWASA.

10 juta itu tidak cukup bahwa pertolongan Allah itu dekat bersama aturan yang sudah diberikan

Tidak ada yang lebih menyelamatkan selain teman yang bisa mengajak kejalan Allah

Egois itu mematikan rasa solidaritas sesama pejuang hidup

Mari sinau sebelum mati. Supaya daging kita juga enak diatas meja cacing! Hehehe... dan amal ibadah kita di restui Allah.

Anak Dan Bapak Terpisah, Siapa Yang Paling Menderita

Anak Dan Bapak Terpisah, Siapa Yang Paling Menderita

Sebenarnya anak dan bapak yang dipisahkan siapa yang paling menderita ? Jawabannya, Ibunya.

Bapak dan anak yang dipisahkan, siapa yang paling menderita ? Jawabannya ya Ibunya!

Yang berpisah hanya menanggung rasa tapi yang memisahkan, beban yang dia tanggung. Wajar kalau jawabannya Ibu.

Sementara apa yang ditanggung Bapak walaupun berpisah dari anak ?

Bapak tetap Bapak. Berpisah dengan anak atau tetap bersama tanggung jawabnya tetap sama kecuali menggauli ibunya.

Seorang laki-laki tetap mengawasi, memberi jaminan hidup kepada wanita yang ada anak padanya yang ditinggalkan. Supaya perhatian si ibu, hanya pada mengurus, mendidik danmerawat anak. Kecuali meninggalkan harta cukup untuk menjamin hidup, sampai siwanita menikah kembali. Atau bersatu kembali. Siapa tahu bersatu kembali.

Baik dan tidaknya seorang bapak, akan lebih baik bila tetap bersama anak dan ibu dari anaknya. Baik dan tidaknya perlakuan seorang suami keistri, sang anak tetap memerlukan bapaknya. karena jauh lebih tidak baik bila seorang anak mendapat bapak piara atau bapak tiri. Walaupun tidak semua laki-laki berprilaku sama, manusia tetap manusia. Lalai dan lupa itulah mereka.

Ada baik dan ada pula kurang baiknya bila seorang bapak yang tidak bisa berkumpul kembali dengan anak mengunjungi anak atau tidak mengunjungi anaknya.

Baiknya, dalam usia tertentu seorang anak akan lebih kenal siapa bapaknya. Hubungan mereka akan terus terikat meski tidak serumah. Banyak alasan yang bisa digunakan untuk menjawab ketidak beradaan bapak.

Kurang baiknya, dalam mendidik anak sosok seorang bapak yang tegas berpendirian sangat memiliki peranan penting membentuk prilaku anak dan itu tidak bisa diwakilkan! Terlebih bagi anak laki-laki. Sekeras dan setegas apapun ibu, bisa menyebkan pemberontakan bagi seorang anak. Lari dan mencari dimana bapaknya jalan kedua yang dilakukan. Bisa jadi anak semakin bingung dan bersedih dengan keadaannya. Melihat keluarga yang utuh, bergembira bersama bisa mempengaruhi prilaku hidupnya.

(Saya tidak bisa membayangkan hal ini bila benar terjadi dalam hidup saya)

Kenapa bapak tidak bersama kita ma ? Kan bapak ada! Kenapa mama tidak mahu mengalah demi aku... katanya mama sayang sama aku. Kenapa ma ? 

Apa jawaban yang tepat ? Yang tidak saling menyalahkan ?

Bukan mengenai siapa yang salah dan siapa yang benar, hak dan tanggung jawab yang musti di pikirkan.

Ada baiknya masa pertumbuhan anak tidak perlu bertemu bapak atau ibu yang tidak bisa bersatu kembali sampai sang anak siap menerima pernyataan dari keduanya. Dan tanggung jawab berat bagi pengasuh!

Sementara Bapak yang dipisahkan dari anak akan mudah melupakan anak setelah punya pendamping baru. Tentu akan melahirkan anak dan anak tersebut bisa lebih disayang sebagai pelipur lara.

Anak yang terpisah dari bapaknya, seiiring waktu juga akan lupa siapa bapaknya. Hanya siapa bapaknya tapi sosok seorang bapak tetap ia rindukan dan kembali mencari siapa dan dimana bapaknya. Ibu yang akan menanggung keduanya.

Ibu yang yang baik tidak menjerumuskan anak. Mencari ganti sosok seorang bapak dalam masa pertumbuhan, bisa mengacaukan perhatian dan sistim mendidik. Terlebih memiliki suami akhir zaman.

Siapkah Anda dengan tantangannya ? Anak jangan sampai korban. Timbang-timbanglah kemampuan diri.

Yang paling bijaksana tetap bersandar kepada sipemberi hidup. Yakin dan percaya, pertolongan Allah dekat dan nyata. Tidak ada yang mustahil bila Allah berkehendak. Segala sesuatu dimuka bumi ini dalam aturannya.

Yang paling baik merubah diri, merubah cara pikir, merubah segala salah yang kemarin mendekati kebaikan maka baik pula yang akan dijalani.

Hidup ini bukan semata-mata soal pendamping hidup karena berdamping atau sendiri, hidup tetap hidup. Waktu terus berganti meski kita hanya diam seorang diri.

Mari memperbaiki diri. Semoga Allah mempertemukan kita dengan hal baik di kemudian hari. 

Tetangga Pada Mudik Lebaran

Tetangga Pada Mudik Lebaran

"Mba, titip rumah ya ? Kalau ada yang nyari, bilang datang aja kerumah."

"Oh ya mba. Sampean hati-hati dirumah. Aku akan bantu doa untuk menjagamu. Jangan khawatir ya ? Miss you... sampai jumpa lagi ya ? Mau oleh-oleh apa ?"

Tetanggaku yang muslim semua pendatang. Tiap tahun mereka pasti mudik. Kampungnya di trenggalek. Masih indonesia juga sih. Dekat kalau lewat peta.

"Iya buk. Aku jadi sedih nih.. salam buat tukang ojek disana ya ? Bilang, hati-hati kalau bawa tanggaku nglencer. Perginya baik, pulangnya juga harus tetap sempurna ya. Jangan lama-lama ya buk! Ntar aku kering nggak ada yang nyiram!"

Kerjaan tetanggaku disini sama sepertiku jualan sembako. Tiap tahun pasti mudik. Tempat usahanya juga sama seperti punyaku! Tapi mereka tiap tahun bisa pulang. Pulangnya rombongan lagi. Hanya menyisakan bayangan ceria canda bersama. Semua jadi hening dan sepi!

Mayoritas penduduk disini Nasrani. Yang punya usaha sembako hampir semua pendatang. Bahkan supir, tukang sayur, bakso, cilok dll semua pendatang. Rata-rata orang jawa. Tapi memang nggak ada sukulain sih! Jawa semua. Jawa madura tukang sayur, penjual cilok orang suda yang sembako orang jawa. Jadi kalau pada mudik, orang pribumi gak bisa makan diwarung, beli sayur depan rumah, jajan nggabisin dut receh.

Sedang saya..

Sebenarnya mereka contoh pekerja keras yang berhasil. Minimal bisa pulang kampung tiap lebaran. Ini contoh yang perlu ditiru. Hitung sesama manusianya, masa mereka bisa kita nggak bisa!

Please deh!

Tapi kenyataannya, tidak bisa! Contohnya saya sendiri.

Masalah yang dipupuk. Yang banyak tuh masalahnya, duit masalah. Mau mudik, mudik masalah. Nglencer dekat-dekat aja gak bisa, duit gak punya.

Bayangkan..

Sementara mereka saling mendukung, membantu, bekerjasama, mencari jalan keluar. Intinya mahu berusaha tetap dibantu.

"Bantuin aku juga donk ?"

"Bantu apa mba ? Pean punya semua tinggal rajin usaha saja bisa dapet!"

Nah Loh.

Sabar dan giat itu memang kuncinya. Jangan mencampur adukkan pekerjaan dan masalah. Kalau masalahnya sakit hati, ya hati saja yang sakit. Makan harus tetap makan. Tidur jangan larut, shalat jangan sampai lewat! Kan masalahnya dihati, tonukummin donk dengan temulawak. Beress..

Lah!

Mencari contoh dan motivasi gak perlu jauh-jauh ngabisin kuota. Keadaan setempat sudah cukup komplit asal mahu memperhatikan dan mengambil manfaat.

Masih banyak orang baik dan mahu sukses. Curi ilmunya dan terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Yang buruknya didoakan, yang baik saling berbagi. Beress..

Selamat mudik ya buat semua teman dan sahabat atau tetangga! Sebelum berangkat usahakan tidak meninggalkan beban apapun itu bentuknya. Selesaikan dulu urusan sesama manusia disini baru kesana. Kematian itukan tidak bisa di pastikan!

Masalah tempat yang ditinggalkan jangan khawatir. Kalau masih hak dan jodoh, semua akan kembali dan tetap sedia kala. Serahkan semua urusan dan perlindungan kepada pemilik kita dan semua seiisi bumi. Supaya hati tenang dan damai.

Jangan lupa pintu jendela kulkas tv kran air lampu dipastikan aman. Dan berangkat. ●●●

Kesalahan Anak, Teguran Buat Orang Tua

Kesalahan Anak, Teguran Buat Orang Tua

Kesalahan Anak - Batita saya, paling suka berjuang sesuatu yang susah diraih. Setinggi serumit apapun, jatuh sekali ia akan berusaha lebih keras lagi untuk mendapatkannya sampai berhasil. Tidak bisa hari ini, pada kesempatan kemudian dimana ada kemungkinan meraihnya, tetap dikerjakan.

Menegur dia untuk tidak melakukan itu, tidak berlaku pada esok hari. Jauh dari pengawasan, kesempatan untuknya beraksi.

Contoh waktu mandi. Saya biasanya memberi waktu mereka untuk bermain air terlebih dulu setelah berkotor-kotor di alam semesta. Bercanda dengan ayam, berburu cacing sampai mengejar kucing hingga ke lubang semut.

Mengerjakan sesuatu yang sering di tegur, ia akan memperhatikan kegiatan saya saat itu. Kalau saya sedang mencuci, artinya sewaktu-waktu melihat mereka bermain tapi kalau sibuk kotak-katik hp, saya hanya sekali menengok dan lebih fokus ke layar handphone. Sampai parfum dari sabun cair, sampo, sambun cuci piring, baju meminta saya untuk segera memperhatikan dia.

Ok, sudah terlambat. Semua sudah selesai. Dua anak itu kakak beradik sudah menyelesaikan semua dengan sempurna. 1 2 3 4 dan hampir tiap hari begitu. Bedak, minyak kayu putih, parfum, perlengkapan mama, tanpa terkecuali, habis dan selesai. Oh ya itu, kecap minyak goreng garam dkk nya termaksud dalam daftar berburu si batita.

Jangan tanya, dimana bunda menyimpan semua itu ? Sudah saya jelaskan diatas, itu adalah bagian dari perjuangannya.

Teguran Buat Orang Tua - Apapun yang dilakukan batita saya, itu teguran buat saya.

"Ayo mah..., bermainlah denganku. Aku butuh teman bermain bercerita, berbagi dan guru yang mengajarku tentang semua ini. Apakah yang mama lakukan dan semua ini lebih penting dari ku ?"

Bereksplour dengan lingkungannya bermain, totalisat yang membahagiakan. Seorang guru tidak dibenarkan untuk berbagi perhatian dengan hal lain kecuali menempatkan mereka pada keadaan bebas ranjau dan aman.

Seorang ibu yang punya anak, tidak dibenarkan mengalami stres atau sibuk dengan kegiatanlain. Meskipun kadang lalai. Dan saya selalu berjanji pada diri saya sendiri untuk mengawali kegiatan esok hari lebih baik dari hari ini dengan memeluk mereka dan meminta maaf.

Kesalahan Anak, Teguran Buat Orang Tua untuk lebih memperhatikan mereka dan menomorduakan kegiatanlain karna anak infestasi masa depan.