Tampilkan postingan dengan label ceritaku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ceritaku. Tampilkan semua postingan

Bila Sakit Bertahan Kenapa Harus Tahan ?

Bila Sakit Bertahan Kenapa Harus Tahan ?

Sepanggal tulisan yang aku baca di halaman gobagi, bertahan kalau bikin sakit, buat apa ?kalau sakit bertahan kenapa harus tahan ? dan aku komen, itulah pertahanan. tidak gampang bertahan.

Dibawah ini judulnya,

Bila Kehilangan adalah Jalan Terbaik, Lalu Apa Lagi Yang Kamu Pertahankan?

ditulis oleh  christina ambarrita

pic by gobagi

Sedikit isi tulisan :

Tak mudah memang untuk menyadari bahwa ia bukan lagi sosok yang tepat untukmu. Meski kamu telah berusaha keras untuk menahannya,

Maaf, aku bukan orang hebat yang lulus ujian hidup hingga sombong mengait ukiran indah tulisan itu tapi aku ingin menulis kembali status dihalaman, bertahan kalau bikin sakit, buat apa ?

Bertahan itu tidak mudah dengan alasan apapun. Jatuh cinta, putus cinta, bercerai, menikah, semua itu tidak mudah untuk dipertahankan.

Proses melalui semua pertahan itu kamu akan merasa lelah. Jangankan dalam kesakitan saat mengunyah makanan saja ada juga yang berhenti karna rahangnya capek padahal sisa akhir dari sebuah pertahanan. 

Kalau ditanya, kenapa harus bertahan ? mungkin lebih tepatnya kenapa tidak mati saja ? karena makanan batu yang kamu kunyahpun tidak mungkin kamu buang sebab itu sisa makanan yang bisa membuatmu bertahan hidup.

Tidak ada bertahan itu mudah. Bertahan karena dicintai atau cinta berbalaspun tidak mudah karna tidak ada hidup yang tidak dicoba. Susah senang itu pasangan. Gembira menderita juga sepasang tak ubah seperti tangan kanan dan kiri. Meski takkan terpisahkan tapi akan ada sakit disatu sisinya dan yang satunya harus bertahan untuk menyelesaikannya sendiri.

Lalu, mengapa harus bertahan bila sakit ? Apakah harus memiliki satu tangan saja agar tidak merasakan sakit ? Lalu kenapa bertahan itu bagian dari sakit. Bertahan itu selalu indah meski sakit karena disitulah arti dari pertahanan.

Nggak ada yang mudah dalam sebuah pertahanan karena itu bertahan itu tidak mudah dan tidak perlu dipertanyakan.

Ok baik. Aku sakit, sidia menghianati hubungan kita lalu aku memilih pergi meninggalkan dia. Apakah disini kamu akan menyerah ketika keputusan sudah kamu ambil dan mantabkan hati untuk pergi lalu karena masih cinta kamu memilih kembali ? Bisa iya bisa tidak, tergantung dimana kamu bertahan. Sakit kah ? Tentu! Tapi kenapa bertahan itu jadi salah ketika kamu berharap kemudahan. Itu bukan bertahan namanya tapi penghianatan!!

Orang Seperti Apakah Hasriyani Sesungguhnya ?

Orang Seperti Apakah Hasriyani Sesungguhnya ?

Menurut survei Namates :

Orang seperti apakah kamu sesungguhnya?

Silakan masuk dengan Facebook untuk melihat hasil Anda

Hasil Anda dapat tampak seperti ini

placeholder
Ikuti analisis kepribadian ini dan cari tahu orang seperti apakah kamu sesungguhnya! Klik di sini!

Silakan masuk dengan Facebook untuk melihat hasil Anda

Dan aku mengikuti tes menjadi istri terbaik. Ini hasilnya :

Kamu istri terbaik!

Kamu sudah mengambil sepenuhnya peran sebagai istri. Kamu senang untuk berada bersama keluarga, dan kamu selalu mencoba sebaik mungkin. Sebelum kamu dapat terlelap, kamu harus yakin bahwa anak-anak dan suami sudah aman dan terawat dengan baik. Setiap kali kamu menyebutkan orang-orang yang kamu kasihi dalam percakapan, wajahmu berbinar. Keluargamu tak dapat mengharapkan orang yang lebih baik karena kamulah yang terbaik!


Seperti apa hatimu sebenarnya?

Hasilnya: Kamu punya hati yang tanpa pamrih!

Hatimu terbuka pada siapapun. Cinta dan kasih sayang memancar dari pori-porimu. Kamu telah memperhatikan amat banyak orang dan berhasil membantu mereka dengan berbagai cara yang luar biasa. Sekalipun begitu kamu pernah punya pengalaman buruk dengan orang yang berusaha memanfaatkanmu. Kebaikan hati juga memerlukan pengorbanan, tapi ini adalah salah satu nilai paling abadi. Sudah jadi tugasmu untuk tetap menjadi seperti dirimu apa adanya karena itulah cara untuk dapat benar-benar membantu orang lain.●

Dari ketiga tes diatas, disana hanya menggambarkan bagaimana aku pada mereka. Bagaimana orang-orang yang aku kasihi menimpaku. Aku akan nampak baik ketika mereka membutuhkanku dan pergi setelah semua selesai. Tidak ada timbal balik, sama sekali tidak ada. Dan aku akan sangat disakiti oleh orang yang aku cintai.

Mungkin ini takdir. 




Teman Gelap Atau Gelapkan Teman, Dua Pria Seksi Ini Bikin Panas Punggung Belakangku

Teman Gelap Atau Gelapkan Teman, Dua Pria Seksi Ini Bikin Panas Punggung Belakangku

Berawal dari segala awalan yang buruk, rangkaian sistem setan membuai hati dan pikiran terlena dalam sadar yang menenggelamkan.

Itu mereka, dua mahluk Tuhan yang perkasa. Kurus bagai tak bernyawa tapi hidup dan beracun!

Tebaran spora yang terbawa angin, terbang jauh menuai mimpi buruk yang lebih mengerikan dari kejelekan tentang akal yang sinting.

Aku pikir, racunmu telah menjalar diurat-urat nadiku. Tapi ternyata tidak!

Apakah bumi yang kamu pijak tak pernah berkata, malukah kamu pada kakimu yang terus berjalan menebar pesona siluman ?

Pernahkah kamu merasakan bumi menegurmu ?

Cinta tidak cukup mematikan bila ia datang dari kegelapan. Bila ia hanya sensani tali kolor yang membungkus akal dan memeras keringat.

Aku katakan tidak!!!

Aku tak munafik lalu berteriak, aku mati rasa kawan! Sudah lama tak mencicipi nikmatnya karnifora yang membakar darah mengejar mangsa ibarat hewan.

Tidak !!

Aku butuh air yang menyejukkan. Aku butuh gula menambah semangat Dan aku butuh hijau daun meremajakan kulit.

Aku butuh !!

Aku tak munafik!

Tapi kamu. KAMU !!

Naudzubillah.

Rupamu tak berwarna. Putih berbentuk. Kamu wanita tapi kamu pria. Datang tanpa noda tapi hitam gelap!

Gelapnya hitam, menggelapkan teman tapi gelap!

Aku masih terang, belum lagi bermandikan tarr tapi kamu sungguh gelap.

Itu zonamu. Eksplourkan dia dalam persamaanmu yang hilang tak nampak di kehitaman malam.

Kalian. Bukan aku. Maluku masih membungkus hati dan mengikat kaki. Dan aku menunggu dia yang kan menarik benang putih merajutnya jadi kelambu. Karna kamu hama lampir penghisap darah dalam gelap teman menggelapkan teman. Punggungku panas karnamu.

Maaf. Masih ada obat cacing ?


Kisah Cinta Elena Besadina Dihutan Taiga

Kisah Cinta Elena Besadina Dihutan Taiga

Kisah cinta Elena Basedina Dihutan Taiga, Yukutia, Moskow.


Elena BesedinaElena Besedina

Saya sangat terkesen dengan cerita pasangan suami istri Elena Besedina dan Akbure yang diceritakan di blognya Wanita Taiga.

Perasaan saya dibawa kembali kemasa-masa dimana kebersamaan dalam keluarga itu penting sekali. Ketika seorang anak yang rindu kehadiran seorang bapak yang setiap waktu bertanya kapan kehadirannya ditengah-tengah kami dan satu dan lain hal memisahkan.

Ketika seorang istri yang mulai bosan menunggu kepulangan sang suami dengan berkurung dan memanjangkan harap, satu waktu kita akan berkumpul dan tak ada yang memisahkan.

Dan dia, wanita itu Elena Besedina bersama suami mengambil keputusan untuk pindah dan tinggal di tempat yang sangat jauh dari keramaian dari Siberia, dimulai di Wilayah Krasnoyarsk, sekitar 1.900 mil dari Moskow. Menuju Republik Sakha Rusia, juga dikenal sebagai Yakutia.

Suami Elena, Akbure, membangun rumah kayu heksagonal untuk keluarga ditengah hutan dan istrinya sangat bangga dan bahagia karnanya dan Taiga bisa menjadi tempat yang sangat romantis berkat ratusan kesempatan untuk menunjukkan apa yang sebenarnya ia sukai.

Saya sangat bersedih tentang ini. Ketika saya menyampaikan kesepian saya dengan impian memiliki keluarga yang sederhana yang saling mencintai dan kami mendapatkannya jauh dari keramaian kota.

Hutan yang ramah dengan mata air yang jernih. Kami menanam dan berkebun, berternak dan memelihara ikan untuk hidup kami. Rumah kayu hasil karya sendiri. Aku sedia membantunya untuk kami. Aku dan anak-anak juga dia.

Berangkat kekota hanya untuk satu keperluan, kebutuhan kami. Dan itu membahagiakan.

Sebuah mimpi yang diwujudkan oleh sepasang suami istri, Elena dan Akbure. Aku larut dalam kisah perjalanan cinta mereka. Air mata, rasa terharu dan ikut bahagia. Andaikan semua pasangan bisa saling memahami satu sama lain tentu tak perlu ada dia sebagai penghalang dan kehidupan kita yang penuh cinta kasih terwujud dengan suka cita.

Buat Kamu yang ingin tahu kisah perjalanan Elena, berkunjunglah ke blognya, Wanita Taiga.

Vitamin Tambahan Untuk Ibu Ketika Anak Sakit

Vitamin Tambahan Untuk Ibu Ketika Anak Sakit

Menjaga Kesehatan ibu ketika anak sedang sakit, saya suka mengkonsumsi vitamin c dari redoxon diwaktu pagi hari dan malam menjelang tidur. Kadang karena kurang tidur, akan dengan mudah terserang flu atau masuk angin terlebih begadang sampai pagi.

Sebagai tambahannya, susu bear brand untuk menjaga tubuh tidak mudah lemah dan lemas. Dua vitamin tambahan ini sangat membantu saya ketika anak sedang sakit. Jadi, meski galau dan gulalau, semua bisa terlewati sejuk seperti sungai didalam hutan. Tenaanngg..

Alhamdulillah anak saya yang terserang deman, sudah turun. Hari ini, sejak pagi tadi panasnya sudah normal sampai siang 11:27 wit. Semoga sore tetap stabil. Aamiin.

Anak saya juga sudah mau diajak main sama kakaknya, tidak rewel kayak kemaren. Sudah mahu makan meski cuma 2 sendok. Hanya tubuhnya masih lemah, setiap main jatuh-jatuh terus akhirnya menangis.

Menurunkan demam selain parasetamol, malam jam 2:24 saya tambahkan antibiotik 1:4 kedalam sirup penurun demam. Satu jam kemudian demamnya turun drastis. Setelah 2 hari demamnya tidak ada perubahan. Sebelum panas, rupanya yusuf sempat makan bubuk minuman energi khusus orang dewasa karena itu badannya demam. sikakak yang bilang kalau itu sambil tunjuk bungkusan minuman energi penambah stamina milik adik. Jadi ketahuan panasnya karna serbuk itu.

Sekarang yang tersisa dari begadang 3 hari hanya ngantuk. Semoga bisa terbayarkan hari ini dengan tidur siang bersama mereka supaya aktivitas bisa berjalan kembali.

Vitamin tambahan itu memang sangat penting untuk menjaga kestabilan tubuh apalagi kalau keadaan mengharuskan kita untuk tetap sehat. 


Penyebab Demam Panas Pada Anak

Penyebab Demam Panas Pada Anak
Banyak sekali penyebab demam dan panas pada anak. Misalnya pada yusuf si bungsuku. Sudah satu minggu ini terkena influensa tertular dari saya, sementara tidak pada kakak. Flu yang saya derita sudah berangsur-angsur sembuh tapi si adik, mulai 2 hari lalu terserang demam.

Sebenarnya mudah saja menyembuhkan flu pada anak sehingga tidak sampai demam. Kalau flunya masih cair, cukup beri vitamin c dan usahakan tubuhnya tetap hangat sembari diberikan buah-buahan segar dan gizi seimbang.

Tapi si adik paling gelisah kalau lihat kaka main air, main sabun. Dan kakak paling tahu caranya basah-basahan supaya bisa main air. hehe.. oh anak-anakkuuu...

Khawatir demam penyebab malaria, pagi tadi kami bertiga mendatangi apotik yang melayani pemeriksaan darah. Alhamdulillah, hasil malaria negatif dan hasil leokositnya juga normal. Akhirnya saya memutuskan untuk membeli sirup penurun demam, parasetamol sambil melihat perkembangan demam 3 hari kedepan.

Hari pertama demam, sempat hilang 2 hari setelah saya beri parasetamol tapi kembali panas lagi setelah terkena udara terbuka dan debu saat menemaniku berjualan dikios. Mungkin juga terlalu capek bermain.

Pengalaman sebelumnya menurut petunjuk dokter, mengatasi panas demam pada anak cukup dengan diberi obat penurun panas sejenis parasetamol, belum perlu memberikan antibiotik karena belum terlihat sebab dari panas. Alasan itu pula, saya memutuskan untuk tidak membawanya kedokter.


Sekarang si adik malas makan, saya tambah bingung nih! Sementara banyak yang harus disegerakan. Tapi lihat adik masih mahu main, semoga besok ada perubahan.

Semoga yusuf cepat sembuh..

Hari Mingguku Yang Takpernah Berubah

Hari Mingguku Yang Takpernah Berubah

Pagi yang selalu sama tak lepas dari aktivitas yang membingungkan antara duduk dan bekerja.

Aku lebih menghabiskan waktu dengan jempolku untuk memulai, berharap mendapatkan permulaan yang lebih sejuk dari pagi dihari-hari libur untuk mereka yang terikat sebuah instansi kerja.

Meski itu seperti mimpi, kenyataannya aku berada disana.

Anak-anak setiap waktu mengajakku lepas kontrol. Bermain dihari-hari libur yang bagiku musti bekerja. Aku akan menggendong mereka 2 jam setiap pagi untuk menentramkan hatinya dari lemas tubuh, kurang makan diwaktu kemarin. Dan berpikir menyediakan kesegaran bagi tubuh mereka untuk keluar dan bergembira. Namun aku tak memiliki apapun! untuk memenuhi keadaan itu.

Aku melakukannya.

Bahkan ketika waktu semakin sempit, seperti mengejar bis kampung terakhir tapi aku kembali dan mengikuti mereka, kita bermain.

Mereka unik, aku bahagia. Dilain sisi, aku tertekan, sarafku botak dirambut yang berwarna putih mengkilat. Aku panik dan ketakutan.

Hari libur bahagia yang berusaha ku rajut, meski hanya dalam konsep seperti pengembara. Berangkat dan diam atau pergi dan duduk. waaooww... itu teriakan paling indah tiap pagi. Aku hebat! karena masih menetap pada pikiran pincang yang papa.

Hehehe.. aku gila.

Dan mereka menikmati liburannya berasamaku. Mereka anak-anakku.♡

Mama sayang kalian. Kakak Joko, adik Yusuf dan om kakak kalian, Katu Dani, Kateng Amat dan Kabong Kati.

Aku akan berangkat pada kesempatan pertama bersama om busman!, ormas anti ranjau ciptaan bapak Indonesia. Untuk kalian.

Andaikan Aku Punya Uang Banyak, Aku Akan Menyelamatkan Perempuan Dan Anak

Andaikan Aku Punya Uang Banyak, Aku Akan Menyelamatkan Perempuan Dan Anak
Malam ini, aku menangis sambil memeluk dua batitaku.

Sebelumnya, aku meninggalkan mereka untuk menyiapkan makan malam untuk kita bertiga. Tempat masak, sengaja aku pindah diluar rumah agar ruang main mereka agak luas.

Aku curiga dengan suara hening mereka. Sedang apa dua anak itu ? Aku membuang suara untuk memancing si kakak bicara tapi tak ada respon.

Setelah bersih ini, racik itu. Tutup. Aku segera buka pintu dan melihat mereka. Si kakak berlari mengikut adik menghindar sambil naik meja lalu lompat ke kasur.
Dua keranjang pakaian selesai dilantai dan berserakanu.

Aku berpindah keruang dimana anak-anak bermain. Disanalah aku temukan aroma tidak sedap. Mirip kotoran kucing segar tapi diluar tadi aman-aman saja.

"siapa yang pupup ?" tanyaku ke kakak. Kakak diam saja dan terus bermain.
Aku curiga semua pakaian telah habis diolesi pupup karena baunya itu terasa berbeda. Aku mulai mengumpul pakaian dengan hati-hati. Ternyata benar, pakaian itu ada sedikit pup yang menempel. Aku kembali bertanya.

"Pup siapa ini kakak ?" si kakak jawab, adek.

Pikiranku memanas, perasaan berangkat jauh menembus kesalahan yang menimpaku. Rasa lelah karena nyatpam tiap malam, jaga orang usil yang pernah ketangkap masuk membuat kepalaku semakin pusing. Pakaian itu aku ciumi satu-satu dan lolos, semua murni terkena pupup!

Aku bangkit dan memarahi kakak. Mengangkat adek dan menguncinya diluar. Amarahku diluar kendali. Suara teriakanku keras. Kakak menangis  sambil menghadap dinding. Suara adek yang keras diluar, membuat sumbuku kian meninggi. Ada apa ini!! kenapa kalian seperti inii..

"Kakak tau tidak! air lagi mati !! Bagaimana cara membersihkan semua najis ini ???!!!! Kaki mama masih sakit karna kutu air dan kepala mama pusing kurang tidur!! Kakaaaaaaaakkkkk !!!!

Suaraku melengkin seolah-olah hendak merobohkan dinding tembok rumah tetangga. Kekesalanku memuncak seolah hendak melempar kebodohanku pada mereka.

"Mama capek kakak.... mama mahu bobok.... mama pusiiinnngg........!!
Dari luar sana suara tangis adek tidak terdengar. Aku bergegas keluar dan ternyata si adek mainan sabun.

"Adeeeeeekkkkk.... !!!! ya Allaaahhh......!!!"

Aku membersihkan tubuhnya sambil terus ngoceh. Seolah-olah aku sedang berbicara dengan orang dewasa. Adek kembali menangis dan minta digendong tapi aku meninggalkannya dan menyuruh masuk. Suara tangis adek semakin besar. Oh Tuhaann...

Akhirnya aku membersihkan semua najis dan memakaikan mereka baju. Ingus adek karna pilek dan menangis membuatku sadar, mereka masih kecil.... Aku kesurupaann... ya Allaahh.... andaikan tadi aku memukul mereka sampai mati, mereka takkan membalasku Karena masih kecil. Jangankan membalas, melindungi diri sendiripun belum bisa.

Ku peluk dua batitaku. Rasa sesal Air mata ku turun yang menyesakkan dada.
"Sayaanngg.., maafkan mama.. mama salah.. mama pusing... adek jangan pupup gak bilang mama ya ? kakak.. kalau adek pupup kasih tahu mama.. mama nangiisss.........."

Ya Allah.. anak-anak itu masih terlalu kecil tapi harus mengerti keadaan orang tuanya. Kami memberikan sengsara dalam hidupnya tapi masih mereka pula yang disalahkan.

Apalah pakaian itu yang semuanya terkena pupup, dengan memarahi mereka sampai memukulnyapun, takkan mengembalikan keadaan apapun! Malah merusak memori anak yang sedang berkembang.

Aku sedih dan berusaha menghibur hatiku sendiri.

Dalam penghiburan aku berpikir, andaikan aku punya uang banyak, cukup aku korban terakhir kurang ilmu yang harus menjalani kehidupan aneh seperti ini.

Aku akan menolong kaumku dengan uang itu. Memberi nasehat, membimbing dan mendatangkan orang-orang yang berkompeten untuk ini.

Akan aku susuri tiap sudut bumi ini untuk mencari mereka yang membutuhkanku. Memeluk anak-anak kecil yang takberdosa dan memberi penghiburan buat mereka.

Cukup aku, jangan ada lagi. Cukup anakku, jangan tambah lagi.

Andaikan aku punya uang banyak, aku akan selamatkan perempuan dan anak-anak kecil yang tidak berdosa.

Andaikan aku punya uang banyak..

Belajar Mengenali Kelemahan Diri

Belajar Mengenali Kelemahan Diri

Mengejar sesuatu yang tidak mungkin kita raih, itu seperti berjuang didalam mimpi.

Satu kalimat yang mendorong saya untuk berusaha keluar dari kemelut perasaan dan pikiran.

Setiap orang pasti punya alasan sendiri untuk pergi, bisa jadi karna tidak bisa tetap tinggal, semua sudah selesai dan menyelesaikan sesuatu disana.

Tidak bisa untuk tetap tinggal - Bisa karna terdorong oleh keadaan yang memerintah dia secara tidak langsung untuk segera pergi. Bagi dia keadaan seperti itu tak ada pilihan kecuali pergi. Pergi lalu berpikir tentang kepergiannya. Seperti hilang tujuan dalam hidup karna sorongan keadaan.

Semua sudah selesai - Apalagi yang musti dikerjakan ketika semua sudah selesai. Tentu diri akan mempersiapkan sebuah perjalanan kembali pulang. Kembali bertemu dengan kenyataan bahwa semua sudah selesai dan kembali pulang.

Sedang pergi untuk satu keperluan - adalah perjalanan yang memang sudah direncanakan dengan tujuan karna sebuah keperluan. Pergi dan kembali pulang.

Disini letak pentingnya mengenali kelemahan diri.

Kadang, dalam satu keadaan membuat kita bimbang dan ragu mengenai sebuah keputusan antara menetap dan mengakhiri. Kalau disyairkan mungkin seperti ini,

"semakin dikenang semakin menyakitkan.semakin ditinggalkan semakin kehilangan"

"semakin berpikir jalan keluar, semakin mendekat pada pintu depan rumah"

dan syairnya berubah,

"aku tidak dendam tapi aku akan ingat sampai aku lupa"

Kalau menyangkut perasaan mungkin seperti itu bunyinya.

Maka hitung-hutunganpun dibuat. Berapa persen kebaikan yang akan diperoleh, berapa keburukan yang bisa terjadi, sejauh mana kemampuan untuk tetap berada disana, sedekat apa antara rasa dan masadepan.

Ketika kita mampu mengukur kelemahan diri maka keputusan yang kita buat akan berjalan dengan baik. Apakah keputusan itu untuk tetap tinggal atau keputusan untuk tetap lanjut.

Namun banyak hal yang membuat keadaan berputar-putar tanpa kemajuan yaitu ketika kamu bimbang dan berharap perubahan.

Bimbang atau ragu dengan kemampuan diri sendiri dan kembali mendekatkan diri dengan keadaan yang kemarin. Tak ada kemajuan, kamu memulai lagi dengan cara yanglain. Begitu dan begitu seterusnya.

Berharap perubahan dengan mengharap pada kemampuan sama sepertimu, itu seperti pensil yang tumpul muka belakang dan kehilangan penyerut.

Satu pengalaman yang saya alami kemarin, maksudnya masih berlaku saat ini. Saya tidak punya alasan untuk tetap tinggal tapi keadaan membawa saya berputar-putar disitu. Terus berputar-putar dan berputar-putar akhirnya saya pusing sendiri. hehehe... somplak! ngegasing pula!

Ukur punya ukur, kembali pada niat pertama sampai saya berada diperputaran kegasingan, saya tidak punya alasan untuk menetap!

Semua orang berada dalam kepentingan, ya.. saya juga penting! dan mata serta hati saya masih bisa melihat. Hehe.. melihat borok sendiri, maksudnya. Hehehe.. saya yang tersenyum sih sebenarnya.

Allah itu nyata pertolongannya, Setan juga lebih lihai menduduki hati. Antara pertolongan dari Allah dan pertolongan dari setan itu seperti hidangan dalam gambar yang harus kamu download dulu. Allah memperlihatkan kuasanya lewat gerakan hambanya dan setan bilang, kesempatan tidak datang 2X. Ambil, mumpung depan mata. Padahal, itu bukan milik kamu!

yowes itu aja! anak nangis minta maem.

Semoga manfaat. Hari berbagi. Tambahin y, kalau ada yang kurang!

Segala Sesuatu Dalam Hidup Ini Ada Jodohnya

Segala Sesuatu Dalam Hidup Ini Ada Jodohnya

Kamis, 6 Juli

Siang tadi saya dapat telfon yang menginformasikan sesuatu diluar sangka saya. Setelah semua diluruskan, sayapun berjanji menunaikan kewajiban saya yang diluar dugaan.

Lima belas menit saya berusaha menghibur hati. Mengingat segala pohon telah gugur daunnya. Oh ya, bagaimana memenuhi kesanggupan saya itu. Dan saya berjanji memulainya besok dan melihat keberuntingan saya sebagai penghiburan. Artinya, apapun itu, intinya hak oranglain harus ditunaikan.

Bismillah.. dan berusaha tersenyum. Yah, akhirnya saya tersenyum karna saya serahkan semua pada esok hari.

Setelah magrib, ada yang mengetuk pintu berulang-ulang. Cucu dari saudara mama saya ( ponakan saya ) datang menebus hp yang dititipkan tempo hari. Saya tersenyum saat memegang uang itu. Alhamdulillah.. sedikit ringan utang janji untuk esok hari.

Waktu anak itu datang menyampaikan maksudnya ( bukan menebus hp ), saya tidak pikir panjang dan langsung mengiyakan. Sementara jumblah yang diminta bisa saya penuhi karena Kebetulan saat itu lagi ramai pembeli dan konsentrasi saya kurang bagus. Pada hal sebenarnya, waktu itu kesempatan pertama saya untuk berhati-hati menggunakan uang. Allah maha Tahu. Dan akhirnya ditambahkan sedikit simpanan saya, besok saya akan tunaikan hak oranglain.

Mungkin seperti itulah sebuah perjalanan untuk bertemu jodoh. Allah akan mempertemukan kita melalui kesanggupan untuk kebaikan. Dan kejadian seperti ini bukan pertamakali buat saya. Kembali kepada niat dan perbuatan, segala sesuatunya akan menyesuaikan saja.


Dia Ibumu Bukan Ibuku Tapi Aku Lebih Sedih Darimu

Dia Ibumu Bukan Ibuku Tapi Aku Lebih Sedih Darimu

Dia Bukan Ibuku Tapi Aku Lebih Sedih Darimu

Waktu itu, ketika aku bersilaturahmi kerumah seorang kenalan saat lebaran, aku tertegun melihat tumpukan permainan anak tersusun sejadinya dibawah meja makan. Meja yang diatur hidangan disantap semut-semut genit dengan leluasa.

Pemandangan itu membawaku kekanan kiri sudut budut dan plafon bahkan ruang kerja, dapur, halaman depan rumah. Aku terdiam sejenak.

Aku mulai kembali membayangkan wajah ibu tadi yang menerima kedatanganku dengan tergesa-gesa.

Rekamanku belum baik karna hanya melihat raut wajahnya yang tersembunyi dibalik kerudung tipis warna krem, terlalu menjulur kedepan. Aku kembali kedalam dan menunggu kembalinya dari belakang.

"Mari, dicicipi dulu yuk!" kata ibu.

"Makasih buk. Nih anak-anak numpahin ngotorin lantai." sambungku.

"gak papa itu mah. Udah biasa, anak-anak mah begitu!"

Aku bergegas memberesi semua bahkan bekas sepatu anakku dan kursi tamu yang sedikit berantakan.

Akhirnya ia duduk dan mengajakku ngobrol. Aku lupa apa yang kita omongkan. Aku lebih merekam wajahnya dalam-dalam. Wajah itu bersih tanpa noda. Senyumnya yang ramah, membuatku betah berlama-lama dengannya.

Sebelum mengenal ibu, aku telah mengenali suami ibu terlebih dahulu. Orangnya lues, terbuka dan seperti ompreng di banting kalau lagi ngobrol. Brisikk! luruuss tanpa titik. Seperti jodoh kemiripin 90/sen, aku pikir bahwa mereka sama. Tentu si ibu juga baik seperti si bapak. Tulang rusuk sibapak kan yang ada di wanita itu..? hehe

Aku lebih yakin bisa ngomong seperti sudah lama mengenalinya.

Tak ada nampak ceria yang lepas dari kata dan wajahnya. Ia tak lebih dari seorang wanita pekerja yang sibuk 1x24 jam. Seorang balita tertidur pulas diruang tamu yang kemudian ku tahu bahwa ia merawat cucunya karna ayah ibunya bekerja.

AH... IBUK!

KAPAN PERJUANGANMU KAN BERAKHIR ?? APAKAH HIDUP INI BERPUTAR DISITU-SITU SAJA ?

Lihat pot bungamu yang kian usang. Bunga-bunga itu sebagian nampak kering. Tempat kerja suami ibu yang berantakan. Sedang ibu mengulang kegiatan 15 tahun yang lalu.

Aku merasa kembali kemasa mamaku masih hidup dan bertarung waktu demi anak-anaknya. Bapak yang jarang dirumah, satu waktu pulang justru menghadiai mama madu beracun.

Andaikan mereka tidak mengulang perkerjaan itu, mungkin akan lebih banyak waktu berduaan dengan mantan pacar. Secangkir kopi berdua.. Sepotong roti bersama.. Memandangi gelombang kehidupan lalu dan bernostalgia.

Perasaan ini seperti tempe penyet di kasih sambal! gak doyan thempe!!

Dia memang bukan ibuku, andaikan dia ibuku, aku takkan memberinya beban anakku. Cukup aku dulu bersamanya. Kini waktu ibu bersama bapak. Bersantailah.. bapak.. ibu..

Cukup kebahagiaan yang aku dapat menjadi contoh untukku. Aku takkan merepotkan kalian tapi aku akan membantumu meringankan bebanmu, menceriakan hidupmu dan menjaga bapak! ( kecut dah! )

AKU SAYANG MAMA AKU RINDU MAMA

Libur Lebaran

Libur Lebaran

Libur Lebaran - Tak ada kegiatan dirumah kecilku. Dari kemarin yang ku pikirkan hanya bagaimana mengganti pagar belakang yang hampir roboh. Ada duit yang terkumpul hasil kios tapi beberapa barang juga kosong dan itu anggarannya.

Yang tadinya ingin menyembelih ayam buat makan anak, bumbu dapur juga tewas. Semalam tidur lat, pagi kepala sempoyongan dan pusing. Inginnya tidur lagi tapi pasukan 75 angkatan batita inginnya bermain.

Kios jadi tidak kebuka lagi. Mahu kepasar, hemat di ongkos. Niatnya mahu jual saja itu ayam buat bikin pagar tapi ketemu jodoh, tawarnya gak enak di hati.

Pikir-pikir, eh udah sore. 2:31 wit disini! Bisa apa lagi aku ini ?

Akhirnya pangku kaki lagi dan melamun. Gak ada jalan..

10.000 akan ku pakai cek bambu bekas festifal danau sentani. Naik ojek ongkosnya 10.000. Besoknya rencana juga mahu bawa anak main di lapangan terbuka. Entah bagaimana besok, besoklah baru dilihat.

Gak ada teman mahu cerita! Untung ada blog ini bisa curhat.

Aku tahu, nyari duit itu susah! Karna itu santai saja. Semua ada waktunya. Rajin nabung, sedikit dirakit, sedikit asal rajin, mudah-mudah bisa ngumpul untuk rencana lebih baik.

Bismillah saja deh! Allah tahu kok, aku gimana.

Baju Lebaran Buat Anak-Anak

Baju Lebaran Buat Anak-Anak

Mengenang kembali 18 tahun yang silam waktu anak-anak masih pada batita. Aku selalu memulai sesuatu dari yang kecil meskipun keadaan bisa melakukan sesuatu yang besar tapi kecil itu pengertianku adalah dasar. Kalau bisa menghargai yang kecil, yang besar datang akan lebih baik pemberiannya.

Dan sikecil itu, seperti baju lebaran buat anak-anak, warna-warna dasar jadi pilihan buat mereka. Satu warna yang di padu padankan antara keduanya. Kalau si kakak menggunakan kemeja, si adek juga sama, kalau si kakak warna merah, si adek merah juga tapi ada warna lain yang membedakan dengan si kakak.

Beli baju juga tanpa sepengetahuan mereka karena anak laki tidak terlalu memperharikan gaya seperti anak perempuan, yang penting buat mereka bisa di terima saar bermain dengan teman-teman, itu sudah membuat mereka bahagia. Karena itu baju baru tetap penting walaupun sekedar menyesuaikan diri.

Lingkungan tempat tinggal dan cara bermain anak menjadi tolak ukur. Berapa yang harus ditolak dan kemampuan jadi ukuran. Tidak perlu memaksakan diri untuk harus diterima dimanapun kita berada, cukup mereka tahu bahwa kita ada dan mereka juga ada.

Bukan hanya soal baju lebaran, untuk semua hal, aku selalu ingin memperkenalkan kepada mereka inilah corak kami, ini gaya kami, kami ada diantara kalian dan kami tahu kalian ada.

Sampai mereka si batita itu dewasa, gaya itu menjadi dasar. Si kakak yang kini 22 tahun selalu santai dengan apa adanya dan bergaya pas ada yang di pake gaya. Begitu juga si adek. Waktu mereka di puji karena ada yang berbeda, dia hanya tersenyum dan menjawab, "ah, ini biasa di pake orang. Santai saja." ●●

Tidak perlu bermewah-mewah saat lebaran tiba karena kemewanan yang Allah sediakan di bulan yang penuh berkah itu yang penting di kejar.

Terlalu berlebihan juga hanya menimbulkan kecemburuan sosial.

Bergaya sewajarnya saja. Sisa dari berkat bisa di simpan untuk kebutuhanlain. Bagian dari kelebihan itu milik oranglain. Gunakan buat tabungan akherat kelak.

Selamat  Hari Raya Idul Fitri 1438H/2017M. Semoga amal ibadah bagi yang menjalankan puasa di terima dan disempurnakan  Allah. Mohon maaf lahir dan batin.

Minggu 18 Juni Pos Pertama

Minggu 18 Juni Pos Pertama

Assalamu alaikum saudara seiman. Salam hormat untukmu sebangsa dan setanah air dimanapun Anda berada.

Semoga kita semua selalu dalam bimbingan dan pemeliharannya. Bersama satu hobby bongkar pasang kata, saya kembali disini semoga tidak membosankan.

Apa yang bisa saya lakukan melainkan mengarsipkan setiap lintasan peristiwa harian yang terus berputar menguras otak mengalihkan perhatian.

Yah, iniLah hobby saya. Kesukaan saya. Hanya menyusun huruf membentuk kata. Menyusun kata menjadi kalimat dan tersimpan untuk di baca kembali. Menjadi satu riwayat perjalanan hidup saya. Hasriyani Baddu.