Tampilkan postingan dengan label Kepulandapur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kepulandapur. Tampilkan semua postingan

Kacang Ampyang

Kacang Ampyang

Ampyang Kacang Jahe Coklat

Bahan :

♡ 500 gram kacang di gongseng tanpa minyak sampai tanak kemudian kupas kulitnya, cincang kasar.

♡ 250 gram gula pasir
♡ 2 sendok teh coklat bubuk
♡ 1/4 sendok teh garam
♡ 2 butir telur
♡ 1 sachet vanili kecil

♡1/2 sendok makan jahe parut ( sesuai selera )

Cara membuat :
Aduk rata coklat bubuk, vanili, garam dan telur.


Masukkan gula pasir dan kacang cincang. Adonan akan terlihat ambyar tapi jangan kawatir, nanti akan menyatu ketika di oven.


Sendokkan adonan bulat pipih di loyang yang sudah di alasi kertas roti dan di oles sedikit minyak suaya nggak nempel dikertasnya pas matang, atau langsung di loyang yang di oles minyak juga bisa.

Lalu panggang selama 30 menit disuhu 150 C. (sesuaikan dengan oven masing2 ) Biarkan dingin , lalu kemas dalam wadah tertutup.

Simpanan resep untuk sendiri. 😊

Perbedaan Rasa Ayam Kampung Berdasarkan Warna Bulu Ayam

Perbedaan Rasa Ayam Kampung Berdasarkan Warna Bulu Ayam
Buat penghobi makanan olahan ayam kampung, jangan kaget apa bila mendapatkan rasa yang berbeda. Seperti jenis sayur kangkung, kangkung darat, kangkung rawa, kangkung cabut dan kangkung potong, rasanya juga berbeda meskipun jenisnya sama. Sama-sama kangkung.

Tapi perbedaan tempat tumbuh tidak berlaku pada jenis ayam kampung karena dimanapun ayam kampung dipelihara, ayam kampung tetap disebut ayam kampung. Dari bentuk, warna dan jenis, ayam kampung memiliki ciri khas sendiri untuk membedakannya dengan jenis ayamlain.

Ini uniknya ayam kampung, perbedaan rasa justru dilihat dari warna bulu ayam itu sendiri.

Ayam kampung yang paling enak memiliki bulu berwarna hitam pekat untuk betina dan berwarna hitam bercampur merah atau orens tua untuk ayam jantan.

Dagingnya lebih tebal dan berwarna agak hitam ketika dimasak. Lemak pada kulit ayak juga lebih banyak karena itu rasanya lebih enak. Aromanya lebih tajam saat berpadu dengan bumbu, sangat mengundang selera terlebih bagi penggemar ayam kampung. Kulit ayam juga berwarna kuning keemsan.

Sedangkan ayam dengan warna bulu selain dari pada itu, dagingnya lembut berwarna pucat. Kulit daging lebih tipis dan aroma ketika dimasak tidak terlalu tajam. Warna kulit pucat atau putih dengan warna kaki hitam.

Kamu bisa mencobanya dengan menyembelih dua jenis ayam yang berbeda dan melihat hasilnya.


Makanan Khas Papua Ulat Sagu

Makanan Khas Papua Ulat Sagu

Saya sangat senang mengabarkan pada Anda bahwa makanan ini kesukaan saya. Ulat Sagu.

Rasanya yang gurih dan nikmat tidak bisa menghalangi saya untuk segera mendapatkannya ketik melihat penjual dari dusun mengaturnya dimeja jualan.

1 bungkus ulat sagu bisa saya bayar dengan harga 50 puluh ribu. Lumayan mahal y. Murah kalau lagi ada duit! Karna jarang yang jual, saya tidak menolak berapapun yang disebut penjual.

Ulat sagu hidup pada batang sagu siap panen yang ditebang dan membusuk. Sebelum membusuk, pada tengah batang sagu, berkembang hewan bertubuh bulat lonjong, berwarna kuning tua, tanda cukup umur untuk dimakan. Karna ulat sagu berkembang mengikuti pohon sagu yang siap panen maka ulat sagu tidak hidup disemua tempat.

Ketahuankan kenapa ulat sagu jadi mahal..

Cara mengolahnya juga mudah. Cukup dengan bawang putih bawang merah dan cabe yang di potong dadu kemudian ditumis. Itu kalau selera saya.

Setelah harum, belah tengah ulat sagu kemudian masukkan tanpa menambah air karena ulat sagu mengandung air yang banyak.

Tambahkan garam dan penyedap secukupnya.

Tunggu sampai air pada masakan berkurang lalu angkat.

Saya paling suka dihidangkan dengan papeda panas.

MantaF!