Sisi Seksi Foto DJ Butterfly Umbar Kemesraan

Sisi Seksi Foto DJ Butterfly Umbar Kemesraan

DJ Butterfly umbar kemesraan lewat foto instagram membuat banyak pria gagal fokus.

Beberapa foto yang disoroti ternyata ada beberapa foto yang menggambarkan betapa nathuralnya dia dalam melakoni perannya sebagai pablik figur.

semau guwe.

Kalimat itu "semau gue" membuat ia benar-benar nathural dalam kesehariannya.

aku perempuan

Ini sisi yang paling seksi. Ia juga perempuam seperti pada umumnya. Bersih-bersih rumah dan beres-beres ia lakoni.
bahagia dengan dunianya

tidak selalu memberi penghiburan buat mata para netizen yang menyatakan dia umbar keseksiaannya. Diapun juga melakoni sisi kebahagiaannya dengan caranya sendiri.

Jadi, kesimpulannya, seksi itu tidak selalu di golon si ade atau jalan lahir si dd tapi ia pun seksi dalam keadaan yang ia sukai. 

Jangan gagal fokus ya. Tutup saja mata bila itu terlalu membuat air liur tumpah. 😁

Makanan Santai Bangsa Mongol, Menjadi Jajanan Laris Manis Di Indonesia. Siomai

Makanan Santai Bangsa Mongol, Menjadi Jajanan Laris Manis Di Indonesia. Siomai
Berkunjung ke blog sahabat senior Djangkaru Bumi, saya disajikan menu jajanan siomai. Yang menarik dari sajian siomai disana justru ada pada komentar rasa siomai daging sapi oleh Sahabat senior Mang Lembu.

Yang saya tahu, olahan siomai terdiri dari tepung kanji diberi rasa dibalut lembaran kubis dan dikukus. Tambahannya kentang, peria ( sayur pare ), tahu dan telur, ternyata tidak.

Yah, maklumlah. Kami disini belum begitu bersahabat dengan jajanan santai yang satu ini. Sedang saya sendiri kenal sama siomai waktu berkunjung ke Bandung 2001.

Dan ternyata Siomai ini hampir mirip seperti pentolan bakso pada umumnya dan terdiri dari aneka rasa cipta karya. Bisa dari daging sapi, ayan, ikan, udang dan kepiting ada yang dibalut kulit pangsit dan tidak, dikukus, ada juga yang digoreng. Sedang di jawa barat dikenal dengan bakso tahu. Tahu putih yang di isi kanji dan dikukus.

Dan siomai adalah salah satu jenis makanan sederhana atau makanan ringan sebagai sarapan yang populer kedunia sebagai makanan sederhana dari Hongkong dan ternyata makanan ini konon berasal dari Bangsa Mongolia Dalam.

Demikian Informasi yang saya dapat dari wikipedia di rumah Paman google.

Wah, hebat ya. Makanan ringan teman teh diwaktu senggang oleh Bangsa Mongol bisa jadi jajanan makanan sederhana yang diperkenalkan kedunia oleh Hongkong menjadi makanan sederhana yang dipasarkan.

Mungkin waktu kenal pertama saya dan si-omai, di tempat yang susah mendapatkan bahan baku ikan segar atau daging. Atau bisa juga si penjual menyajikan siomai semampu ia berjualan saja. Yang jelas kali ini pengertian saya berubah dan siomai makanan santai penghangat tubuh karena bahan dasarnya daging dan ikan.

Panggilan Ganjil untuk Perempuan Papua, Diajeng. Aku Harus Balas Apa ?

Panggilan Ganjil untuk Perempuan Papua, Diajeng. Aku Harus Balas Apa ?
Ini adalah sebuah keganjilan bagi saya saat seorang teman yang bersuku asli sentani menyebut saya dengan Diajeng atau Jeng. Saya musti membalas dengan sebutan apa ?

Sementara asal suku saya bercampur darah dari suku makassar dan sentani. Bapak dari makassar dan mama dari sentani.

Dalam penyebutan panggilan untuk yang lebih tua dari kedua suku timur Indonesia, tidak ada perbedaan. Yang lebih tua di panggil kakak dan yang muda di panggil adik. Tidak untuk kakanda tau adinda, cukup dengan sebutan kakak dan adik.

Setelah mencari di google arti dari kata Diajeng, sebutan untuk perempuan, saya menemukan pengertian seperti dibawah ini :

Panggilan untuk seorang perempuan (biasanya dari pria) untuk menghormati perempuan dan menunjukkan kesederajatan

Jeng dalam bahasa Jawa artinya sama dengan Dik. Jeng lengkapnya adalah : "diajeng". terjemahan bebasnya adalah = adik perempuan. 

Kata tersebut sering terungkap pada relasi yang sangat dekat antara seseorang (lelaki/wanita) dengan seorang puteri/cewek/wanita yang dirasa/dianggap lebih muda.

Kata itu menunjukkan bahwa ada kualitas khusus yang melekat pada diri si "cewek/wanita/perempuan" yang lebih muda tersebut.

Kualitas / derajat itu hanya cocok bagi mereka yang dianggap terhormat dalam komunitas / budaya Jawa. Oleh Drs Widodo M.

Namun saya tidak menemukan balas panggil untuk kata Diajeng atau Jeng. Pertanyaannya, saya harus membalas dengan sebutan apa ? karena panggilan itu terasa asing buat saya. Kalau adinda, jelas balasannya kakanda. Tapi kalau sebutan Jeng, saya harus membalas dengan apa ya ?

Memperingati Hari Anak. Apa Yang Kamu Lakukan Hi Ibu ?

Memperingati Hari Anak. Apa Yang Kamu Lakukan Hi Ibu ?

Hari anak yang jatuh pada tanggal 23 Juli kemarin, satu kabar yang membuat aku sedikit bingung soal bahaya menikahkan anak di usia dini.

BAHAYA MENIKAHKAN ANAK DI USIA DINI

Aku sedikit heran. Orang-orang dewasa yang tidak sedikitpun paham dan mengerti manusia yang masih anak. Yang masih disebut manusia anak, manusia yang masih kecil tapi dia manusia sama seperti kamu manusia yang sudah besar.

Sebelum aku mengeluarkan perasaan manusia dewasa yang dulu pernah menjadi manusia anak, aku ingin memeluk kalian semua hi manusia kecil yang masih anak.

Sayang. I LOVE YOU!! Aku mencintai kalian semua. SEMUA!! Tanpa terkecuali. Dari ujung timur dunia sampai ujung barat. Dari ujung utara sampai ujung selatan. Aku sayang kalian semua, anak manusia kecil yang anakku juga.

Selamat Hari Anak. Maafkan aku, kami perempuan yang dititipkan rahim oleh Tuhan untuk mengeluarkan kalian menemui dunia ini. Kami manusia juga yang punya banyak kurang yang karna aku dan mereka perempuan adalah manusia juga. Yang tak sempurna merawat membesarkan melindungi dan mencintai kalian. Meski begitu, jauh didalam lubuk hati ini, kami sangat menyayangi kalian karna kamu adalah aku yanglain. Maafkan mama sayang! Mama sayang kalian. 😘😢
♡♡

Hari itu, 23 juli, hari dimana semua orang dewasa memperingati betapa pentingnya seorang anak. Menjadikan 23 juli, sebagai momen penghargaan untuk anak bahwa mereka ada dan mereka bagian dari orang dewasa bahwa mereka juga sangat penting! untuk diharikan sebagai bagian dari kelompok usia dan kepentingan. Untuk kembali merenungkan apa saja yang sudah kita orang dewasa lakukan memenuhi hak hidup anak kecil.

Dan sebagai renungan untukku, ini bagian dari hari-hari yang sebagian kita orang dewasa pernah melakukannya,

Kita sering meminta anak untuk mematuhi peraturan yang kita buat bahkan lebih dari itu, kitapun memaksakan anak untuk memahami keadaan kita.

👧 sayang! mama lagi stress! bisa gak, tidak ribut barang sebentar ?

👧berhenti mengacak-acak semua yang sudah dibenahi! apa kalian tidak tahu! aku capek menyimpan seharian!!

Meminta mereka untuk ikut tahu keadaan orang tua, ikut mengerti situasi dalam rumah. Menuruti arah langkah kaki kita kemanapun kita pergi.

👧ingat! jalannya di pinggir. jangan ketengah. di tengah tempat jalan motor dan mobil.

👧kamu jangan minta yang macam-macam. uang ini tidak cukup!

Sementara anak-anak kecil itu belum paham sejauh pemahaman orang dewasa. Belum mengerti, sebaik pengertian orang besar.

👶mama. kalau kelahiranku mengganggumu, kenapa aku ada disini ? bermainlah denganku. aku butuh mama untuk memperkenalkanku banyak hal.

👶gandeng tanganku, ma. jangan biarkan aku jalan sendiri. gendong aku ma. aku belum mengerti banyak hal. jangan bawa aku ketempat yang belum aku pahami. kenalkan aku semua itu dirumah. aku tak mengerti kecuali melihat itu menarik.

Tapi mereka anak-anak kecil itu bisa menuruti setiap aturan, perintah dan larangan orang tua. Mereka bahkan lebih patuh dari hewan yang di cocok lubang hidungnya.

Bahkan ketika dia berbuat salah dan kamu menyentil telinganya, ia berhenti sejenak sambil berpikir, yang mana sebenarnya yang salah, aku menyentuh itu tapi telingaku yang di sakiti.

Lalu dia mengulanginya lagi karna penasaran dan kamu kembali melakukan hal yang sama plus suara gertakan dan dia semakin bingung lalu mundur. Kemudian mengulanginya sekali lagi hanya untuk memastikan dimana letak salah yang benar lalu kamu kembali menambahi teguran dengan memukul kepalanya.

Kamu tahu ? anak-anak itu lebih pintar dari pada aku dan kamu! Ia bersembunyi untuk menyelesaikan rasa penasarannya dan ia datang lalu berkata,


👱mama, pria itu menyukaiku. Ia berkata, aku menarik baginya, aku cantik dan baik. Ia tak dapat hidup tanpaku. Setiap waktu, dia suka menghubungi hanya ingin memastikan aku baik-baik saja. Aku menyukai dia, ma. Kata-katanya lembut, pujiannya membuatku berarti. Sentuhannya halus penuh kasih Dan kini aku tengah mengandung anaknya.

Lalu kalian menikahkannya dan melepas tanggung jawab. Lalu kalian menghukumnya dengan membiarkan dia merasakan kebodohan yang kalian perbuat. Menikah dini.

Apa yang kalian dan aku pikirkan, hi Ibu ? Apakah yang mereka lakukan salah ? Apakah benar yang telah kita lakukan ?

Anak adalah bagian dari diri kita yang berdiri sendiri. Ia bernyawa dan bergerak. Ia bisa bicara dan menangis. Ia juga merasai apa yang kita alami. Tapi mengapa mereka tidak mendapatkan hak layak hidup dari kita ?

Belajar dari pengalaman masa kecil. Itu adalah contoh nyata yang telah kita lalui. Dimana kurang, kita buang. Dimana lebih, kita sempurnakan dan memberikan yang terbaik buat aku yang kini kecil tak berdosa adalah anak, anak kita.

Teman Gelap Atau Gelapkan Teman, Dua Pria Seksi Ini Bikin Panas Punggung Belakangku

Teman Gelap Atau Gelapkan Teman, Dua Pria Seksi Ini Bikin Panas Punggung Belakangku

Berawal dari segala awalan yang buruk, rangkaian sistem setan membuai hati dan pikiran terlena dalam sadar yang menenggelamkan.

Itu mereka, dua mahluk Tuhan yang perkasa. Kurus bagai tak bernyawa tapi hidup dan beracun!

Tebaran spora yang terbawa angin, terbang jauh menuai mimpi buruk yang lebih mengerikan dari kejelekan tentang akal yang sinting.

Aku pikir, racunmu telah menjalar diurat-urat nadiku. Tapi ternyata tidak!

Apakah bumi yang kamu pijak tak pernah berkata, malukah kamu pada kakimu yang terus berjalan menebar pesona siluman ?

Pernahkah kamu merasakan bumi menegurmu ?

Cinta tidak cukup mematikan bila ia datang dari kegelapan. Bila ia hanya sensani tali kolor yang membungkus akal dan memeras keringat.

Aku katakan tidak!!!

Aku tak munafik lalu berteriak, aku mati rasa kawan! Sudah lama tak mencicipi nikmatnya karnifora yang membakar darah mengejar mangsa ibarat hewan.

Tidak !!

Aku butuh air yang menyejukkan. Aku butuh gula menambah semangat Dan aku butuh hijau daun meremajakan kulit.

Aku butuh !!

Aku tak munafik!

Tapi kamu. KAMU !!

Naudzubillah.

Rupamu tak berwarna. Putih berbentuk. Kamu wanita tapi kamu pria. Datang tanpa noda tapi hitam gelap!

Gelapnya hitam, menggelapkan teman tapi gelap!

Aku masih terang, belum lagi bermandikan tarr tapi kamu sungguh gelap.

Itu zonamu. Eksplourkan dia dalam persamaanmu yang hilang tak nampak di kehitaman malam.

Kalian. Bukan aku. Maluku masih membungkus hati dan mengikat kaki. Dan aku menunggu dia yang kan menarik benang putih merajutnya jadi kelambu. Karna kamu hama lampir penghisap darah dalam gelap teman menggelapkan teman. Punggungku panas karnamu.

Maaf. Masih ada obat cacing ?


Aku Terpaksa Menikah Karena Menang Taruhan

Aku Terpaksa Menikah Karena Menang Taruhan
Malam ini aku kembali teringat kejadian 24 tahun yang lalu. Reunian hati masa lalu karena status terakhir yang ku buat di facebook yang berbunyi  Kembalilah Kemana Awal Langkahmu.

Dan aku kembali mengenang dimana awal langkah yang mendorong aku sampai disini.

Seperti malam sebulan yang lalu, malam ini juga aku tak dapat tidur awal karena nyatpam jangkrik kepala hitam. Itu si ujang kamvlet yang nekat masuk mo salaman sama emak-emak, subuh 3:25 wit pas bulan puasa!
Sungguh terlalu !!

Akhirnya aku tulis aja deh, mumpung keingat!

Aku Terpaksa Menikah Karena Menang Taruhan

Usiaku masih 17 tahun. Gadis hitam gelap, kurus tinggi berkerudung terpaksa menikah karena menang taruhan.

Masa kecil
Dari usia 4 tahun, aku berpisah dengan mama dan dibesarkan mama piara, istri bapak. Aku terkenal nakal waktu kecil tapi patuh dan taat karena itu paling dipercaya orang dewasa.

Bapak tidak pernah berkata aku anak keras kepala! karena aku tak pernah buat salah 2x. Merasa anak paling diandalkan, sikapku selalu tenang dan bersembunyi dibalik punggung bapak. Siap sedia bila di perlukan dan menyediakan keperluan bapak.

Aku paling senang kalau pas makan dan bersebelahan duduk dengan bapak karena jarang sekali bisa terjadi. Disupi bapak itu bisa bikin aku lupa, kesakitan yang telah aku lalui kemarin. Jarang juga ada yang duduk di sebelahnya kecuali tamu bapak dari kota. Bapak biasa meminta istrinya untuk makan didepannya supaya bisa tahu suasana hati istri, itu katanya.

Aku jarang bermain dengan teman cewek dan hampir tidak pernah Kalaupun ada, paling ikut pas nyari kayu bakar di pinggiran kampung! Itu juga Pas mereka lewat depan rumah, ya aku nunut aja dari belakang.

Temanku hampir semua cowok. Meski ditolak main bareng, aku tetap berada dikelompok mereka. Mungkin karna tidak ada mama bersama kami sehingga perempuan buatku itu asing! Sementara kesan mama piara tidak mengenakkan!

Sampai akhirnya lepas SMP, aku harus turun kekota melanjutkan sekolah menengah atas ( SMA ). Bapak pula yang memilih jurusan yang harus aku masuk. Meski bertolak belakang, aku nurut tanpa bantah. Seperti perjuangan Bapak dan semua berhasil, ku yakinkan diriku aku juga bisa.

Akhirnya aku lolos sekolah sampai kelas 3 SMA. Dengan perjuangan otak belakangku panas, capek berpikir. 

Entah rencana apa yang tersembunyi, sempat disemester kedua SMA kelas 1, aku pindah ke ponpes makassar. 1 tahun lebih disana, aku memulangkan diriku karena hilang kontak dengan bapak. Takut dan cemas, rasa penasaran dengan keadaan orang tua dan adik, aku balik setelah menjual perhiasan untuk tiket kapal laut Makassar - Jayapura.

Semua keluarga kaget lihat aku pulang. Laporan satu persatu masuk.

Tidak menunggu siapa yang akan mengurus sekolahku, aku kembali mendaftarkan diri disekolahku yang lama tapi tidak diterima dan berhasil masuk di sekolah swasta Muhammadiah.

Masuk sekolah satu minggu, bapak belum kelihatan mencariku. Pikir hati, bapak tidak sempat kekota, sibuk dengan pekerjaannya di kampung. Mama piara yang membesarkan aku, akhirnya cerita detail kejadian dalam keluarga. Aku kaget dan memutuskan mencari bapak sampai ketemu. Dalam perjalanan sendiri inilah, aku bertemu pria yang akan menjadi suamiku karena ia diminta mamaku yanglain mengantar aku ketempatnya. Ceritanya bapak aku ini istrinya lebih dari 2.

Bersamaan ketemu bapak sekitar satu minggu, pria ini juga sibuk pdkt denganku dan di ambil senyuman sama mama yang membesarkanku. Aku masih ingat kata mama, "kasian.. bukan perempuan yang ko sukai itu. kalau suka juga dia, ajaib itu namanya. Karna belum ada yang lolos sensor!! hehehe..

Memang benar, temanku cowok kebanyakan tapi tidak punya teman dekat alias pacar. Bagaimana mahu pacaran, dia ditanya kenapa harus pacaran jawabnya biar kayak yang lain. Ya aku jawab, biar bunting begitu! hahahaaa... Eh sori. Pernah juga cinta pertama, hehee... cinta karena juga sih..hahaa.. tapi itu kisah Indah yang tiada dua. hahaaii...  mau di ceritain ??

Dan akhirnya ketemu bapak bersama teman sekolahku yang bakal mengisi daftar istri bapak selanjutnya.

Aku sedih dan terpukul! Jadi ini yang disembunyikan sampai aku di sekolahkan jauh-jauh !! itu yang ada dalam pikiran.

Aku menangis dan demo berhari-hari. Sementara itu, pria yang pdkt ini, semakin gigih melakukan pendekatan. Saat itulah aku terpikir untuk menggunakan dia sebagai pilihan. Bapak tidak menikahi teman sekolahku atau aku berhenti sekolah dan menikah.

Satu tamparan pedis membuat telingaku tuli seminggu tapi aku tetap pendirian, aku tidak sekolah!

Dalam hatiku, apalah arti ketaatanku selama ini kalau bapak lebih memilih menikah lagi dan menelantarkan kami. Aku taat karna sayang adik-adikku. Aku taat karena kasihan mereka selalu salah melaksanakan perintah. Aku tak pernah mencemarkan nama baik orang tua hanya karena hormatku padanya. Kenapa malah bapak yang mahu nikah lagi!!

Aku meminta pria itu menemui bapak sebagai tanda keseriusan. Bapak bersedih dan mengurung diri. Ia kembali memintaku sekolah karena sudah kelas 3, setelah itu baru menikah tapi aku keras bersikap tidak dan tidak disangka-sangka, bapak memilih menikahkanku dengan orang itu dan ia menikah dengan teman sekolahku. Pernikahan yang bercucuran air mata. °°°

Hadoouuhhh !! Menang taruhan OH !! Nazib ku di pertaruhkan.

Dan akhirnya kisah rumah tanggaku tidak ada beda dengan awal aku bertemu jodoh dan akhirnya bercerai dan masalahku kali ini. Semua karena dorongan wanitalain dan aku menang taruhan. Menang taruhan menang taruhan. Menang mempertahankan prinsip, prinsip karena dorongan oranglain.

Satu yang aku pahami dari jalan hidupku ini, bagaimana awal cinta bersemi seperti itu pula jodohmu akan dipertemukan. Karena kejadian ini sudah yang ke 3x. Aku juga curiga bakal jadi nikah dengan si kanvret itu! Tapi Allahu 'Alam. Karena hatiku sudah menolaknya tapi entahlah jalan hidup. Semoga tidaklah!! soalnya aku punya ambisi yang ingin aku tunaikan. Bismillah saja deh! semoga rejeki.

Nasi Goreng Ikan Tuna

Nasi Goreng Ikan Tuna
Nasi Goreng Ikan Tuna Ini terdiri dari Nasi putih, Ikan Tuna dalam kemasan kaleng merek King's Fisher, bawang merah, bawang putih dan minyak sayur.

Cara membuatnya :
Tumbuk kasar bawang merah dan putih kemudian ditumis. Setelah berubah warna, masukkan ikan tuna kaleng secukupnya sambil terus di gongseng sampai tanak dan harum. Terakhir masukkan nasi putih, olah sampai tanak.

Nikmat buat sarapan pagi.